Berdasakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Liao et al (dalam Luciana
et al, 2008), Knowledge sharing berpengaruh terhadap absorptive capacity para
karyawan. Melalui knowledge sharing akan membentuk potensi besar terhadap
stock knowledge yang dimiliki oleh karyawan untuk bersinergi membentuk
pemahaman baru. Proses knowledge sharing dianalogikan dengan transmisi
pengiriman pesan pada proses komunikasi, yaitu dari pengirim kepada penerima.
Pengetahuan saat ini dipandang sebagai sumber daya strategis yang penting bagi
perusahaan untk dapat memiliki keungglan bersaing. Kesuksesan perusahaan
menghasilkan keunggulan bersaing tergantung pada kemampuan perusahaan
mengakuisisi dan mengasimilasi pengetahuan dan mentrasformasi dan
mengeksploitasi pengetahuan.
Kapasitas penyerapan pengetahuan pada dasarnya dimiliki oleh setiap
individu dan dihipotesiskan berperan dalam proses berbagi pengetahuan, baik
dalam peran individu tersebut sebagai contributor maupun sebagai penerima
pengetahuan. Sebagai kontributor pengetahuan, individu perlu memiliki kapasitas
penyerapan pengetahuan sampai tingkat tertentu untuk membuat ia dapat
menghubungkan pengetahuan yang akan ia bagikan sesuai dengan konteks
penerima sehingga penerima yang juga memiliki kapasitas penyerapan
pengetahuan pada tingkat tertentu dapat melihat manfaat dari pengetahuan baru
yang ia terima untuk dirinya sebagai sumber inovasi atau solusi dari permasalahan
yang dihadapi, sehingga penerima pengetahuan berkeinginan untuk berpartisipasi
aktif dalam aktivitas berbagi pengetahuan (Lenny dan Jann, 2011)
Pengetahuan akan memberi peran terhadap absorptive capacity apabila
terjadi aktivitas saling bertukar atau berbagi pengetahuan diantara karyawannya.
Untuk mengelola pengetahuan yang ada dibutuhkan kegiatan yang dapat
menfasilitasi hal tersebut, yaitu dengan knowledge sharing (Tiurma dan Nungki,
2010).
Selanjutnya Ismail Nawawi (2012:87) juga menyatakan bahwa Transfer
pengetahuan atau knowledge sharing pada dasarnya mencakup dua tindakan, yaitu
pengirima atau memberikan pengetahuan kepada penerima yang potensial
(transmisi) dan penyerapan oleh seseorang atau kelompok (absorptive).
