Ruang lingkup inovasi sangat luas. Terdapat dua bidang kajian inovasi,
yaitu difusi dan adopsi (Damanpour,1991). Difusi inovasi merupakan
pengomunikasian proses inovasi melalui saluran tertentu dari waktu ke waktu di
antara para anggota suatu sistem sosial, terkait penyebaran pesan yang dianggap
ide baru. Adopsi inovasi adalah konsep untuk memahami generasi,
perkembangan, dan implementasi sebuah ide atau perilaku.
Menurut pendapat ilmuwan Gopalakrishnan dan Damanpour (1997),
inovasi dapat dipahami sebagai suatu proses yang terdiri atas beberapa tahap,
yaitu generasi dan adopsi. Generasi inovasi didefinisikan dalam hal pemecahan
masalah dan pengambilan keputusan dalam pengembangan produk dan proses
baru. Adopsi inovasi dipandang sebagai proses perubahan organisasi yang secara
langsung memengaruhi sistem teknis dan sosial suatu organisasi. Proses adopsi
terdiri atas dua tahap utama yaitu inisiasi dan implementasi. Tahap inisiasi terdiri
atas semua kegiatan yang berkaitan dengan persepsi masalah, pengumpulan
informasi, pembentukan sikap dan evaluasi, serta pencapaian sumber daya yang
mengarah kepada keputusan untuk mengadopsi. Tahap implementasi terdiri atas
semua peristiwa dan tindakan yang berkaitan dengan modifikasi dalam inovasi
organisasi, pemanfaatan awal, dan penggunaan inovasi secara terus menerus,
sehingga menjadi rutinitas organisasi. Amabile (1996) mendefinisikan inovasi
sebagai keberhasilan mengimplementasikan ide-ide kreatif dalam organisasi.
Menurut pendapat para peneliti seperti Lawson & Samson (2001), inovasi
merupakan mekanisme dalam organisasi untuk menghasilkan produk, proses, dan
sistem baru yang dibutuhkan agar dapat beradaptasi dengan perubahan pasar,
teknologi, dan persaingan. Demikian pula Crossan & Apaydin (2010),
menyatakan bahwa inovasi adalah kebaruan produksi atau adopsi, asimilasi, dan
eksploitasi di bidang ekonomi dan sosial yang memberikan nilai tambah,
pembaruan dan perluasan produk, jasa, dan pasar. Disamping itu, juga
pengembangan metode produksi baru dan pembentukan sistem manajemen baru.
Inovasi dalam penelitian ini merupakan mekanisme untuk menghasilkan,
baik produk, proses maupun sistem manajemen baru yang berasal dari ide-ide
baru dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Disamping itu, penciptaan
pengetahuan baru dari sumber pengetahuan eksternal agar dapat beradaptasi
dengan perubahan pasar, teknologi, dan persaingan.
