Carbon Emission Disclosure (skripsi dan tesis)

Saaat sekarang ini, perusahaan lebih dituntut untuk terbuka terhadap informasi mereka. Dalam mengungkapkan informasi dalam laporan tahunanya, perusahaan diharapkan lebih transparansi dan akuntanbilitas. Dua kelompok informasi yang diungkapkan dalam informasi laporan tahunan tersebut yaitu mandatory disclosure dan voluntary disclosure. Jika suatu informasi dapat meningkatkan nilai perusahaan maka perusahaan cenderung mengungkapkan informasi tersebut. Sebaliknya suatu informasi akan ditahan jika informasi tersebut dapat merugikan posisi maupun reputasi perusahaaan. Hal-hal yang mencakup pengungkapan lingkungan yaitu intensitas GHG emission atau gas rumah kaca dan penggunaan energi, corporate governance dan strategi dalam kaitannya dengan perubahan iklim, kinerja terhadap target pengurangan emisi gas rumah kaca, risiko dan peluang terkait dampak perubahan iklim. Carbon Emission Disclosure dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan beberapa item yang diadopsi dari penelitian Choi et al (2013). Choi et al (2013) menentukan lima kategori besar yang relevan dengan perubahan iklim dan emisi karbon sebagai berikut: risiko dan peluang perubahan iklim (CC/Climate Change), emisi gas rumah kaca (GHG/Greenhouse Gas), konsumsi energi (EC/Energy Consumption), pengurangan gas rumah kaca dan biaya (RC/Reduction and Cost) serta akuntabilitas emisi 6 karbon (AEC/Accountability of Emission Carbon). Dalam lima kategori tersebut, terdapat 18 item yang diidentifikasi