Menurut Kusumawardhani (2012:24):
“Metode ukuran perusahaan merupakan salah satu indikator yang
digunakan investor dalam menilai asset maupun kinerja
perusahaan. Besar kecilnya suatu perusahaan dapat dilihat dari
total aset dan total penjualan (netsales) yang dimiliki perusahaan”.
Menurut Julia Halim, Carmel Meiden dan Rodulf Lumban Tobing (2005) dalam
Jatnika (2013:40):
“Bahwa ukuran perusahaan diukur dari market capitalization yaitu jumlah
lembar saham beredar akhir tahun dikalikan dengan harga saham
penutupan akhir bulan kemudian hasilnya di-log agar nilai tidak terlalu
besar untuk masuk ke modal perusahaan”.
Menurut Syafri (2007:23) pengukuran ukuran perusahaan adalah sebagai berikut:
“Ukuran perusahaan diukur dengan logaritma natural (Ln) dari rata-rata
total aktiva (total assets) perusahaan. Penggunaan total aktiva berdasarkan
pertimbangan bahwa total aktiva mencerminkan ukuran perusahaan dan
diduga mempengaruhi ketepatan waktu”
Menurut Machfoedz dalam Jesslyn(2018) menyatakan bahwa:
“Ukuran perusahaan adalah suatu skala dimana dapat diklasifikasikan
besar kecil perusahaan menurut berbagai cara (total aktiva, log size, nilai
pasar saham, dan lain-lain).
