Teori etika Utilitarianisme (skripsi dan tesis)

Berasal dari kata yunani utilitis yang berarti manfaat ( bertens 200). Suatu
tindakan dikatakan baik atau bermoral karena tindakan tersenut dilaksanakan
atas dasar manfaat. Menurut teori ini, suatu tindakan dapat dikatakan baik jika
bermanfaat bagi sebanyak mungkin anggota masyarakat. Teori lebih melihat
dari sudut manfaat untuk kepentingan orang banyak.
1. Tindakan harus dinilai benar atau salah hanya dari konsekuensinya(akibat,
tujuan, atau hasilnya
2. Dalam mengukur akibat dari suatu tindakan , satu satunya parameter yang
penting adalah jumlah kebahagian atau jumlah ketidakbahagian
3. Kesejahteraan orang semua sama dan bermanfaat bagi sebanyak mungkin
orang.
Burhanudin Salam (1987:1), mendefinisikan etika merupakan sebuah
cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang
menentukan perilaku manusia dalam hidupnya. Etika adalah sebuah refleksi
kritis dan rasional mengenai nilai dan norma moral yang menentukan dan
terwujud dalam sikap dan pola perilaku hidup manusia, baik secara pribadi
ataupun kelompok ( Prasetyo, 2010). Etika bermaksud membantu manusia
untuk bertindak secara bebas dan dapat dipertanggungjawabkan, karena setiap
tindakannya selalu lahir dari keputusan pribadi dan memang ada alasan yang
kuat mengapa ia bertindak begitu. Etika membantu kita mengambil keputusan
tentang tindakan apa yang patut dilakukan. Oleh karena itu etika merupakan
11
bagian dari wujud pokok budaya yang pertama yaitu gagasan atau sistem ide (
Prasetyo, 2010).
Kebudayaan disini, bukan hanya dalam artian yang sempit yang hanya
bergerak dalam seni (art) seperti tari, seni rupa, seni pahat, seni suara ataupun
seni drama. Namun menyangkut tentang hal ikhwal terkait dengan hajad hidup
manusia sebagai makhluk sosial ( Prasetyo, 2010).
Menurut Velasques ( 2005) etika mempunyai beragam makna yang
berbeda, salah satunya adalah “ prinsip tingkah laku yang mengatur individu
atau kelompok”. Seperti penggunaan istilah etika personal, yaitu mengacu
pada aturan-aturan dalam ruang lingkup dimana orang per orang menjalani
kehidupan pribadinya. Velasques mengembangkan pengertian etika sebagai
ilmu yang mendalami moral perorangan dan standar moral masyarakat. Bila
dikaitkan dengan pajak, maka pengertian etika pajak adalah peraturan dalam
limgkup dimana orang per orang atau kelompok yang menjalani kehidupan
dalah lingku perpajakan,bagaimana mereka melaksanakan kewajiban
perpajakannya, apakah sudah benar, salah, baik, atau jahat ( suprayadi, 2011)