Persepsi resiko (skripsi dan tesis)

Resiko merupakan faktor pendahulu yang
memperoleh kepercayaan (Gefen et al., 2003).
Dalam perdagangan di internet, resiko dianggap
lebih tinggi daripada perdagangan fisik karena
terbatasnya kontak fisik konsumen terhadap
produk, sehingga konsumen tidak dapat
melakukan pengawasan kinerja produk sebelum
melakukan pembelian (Harris dan Goode, 2004).
Resiko oleh Schiffman dan Kanuk (2000)
didefinisikan sebagai ketidakpastian yang
dihadapi para konsumen jika mereka tidak dapat
meramalkan konsekuensi keputusan pembelian
mereka. Tingginya resiko yang dipersepsikan
konsumen diduga menyebabkan krisis
kepercayaan konsumen terhadap vendor online
sehingga dapat mengurangi keputusan pembelian
mereka secara online. Persepsi resiko juga
diartikan sebagai penilaian subjektif oleh
seseorang terhadap kemungkinan dari sebuah
kecelakaan pada barang dan seberapa khawatir
individu dengan konsekuensi atau dampak yang
ditimbulkan kejadian tersebut