LAPORAN KEUANGAN (skripsi dan tesis)

Hongren mendefinisikan laporan keuangan adalah dokumen-dokumen yang
melaporkan kegiatan bisnis pribadi atau organisasi ke dalam satuan moneter (1997:
3). Sedangkan Zaki (2004: 17) mendefinisikan laporan keuangan sebagai berikut: “Laporan keuangan merupakan ringkasan dari suatu proses pencatatan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama satu tahun buku yang bersangkutan”.
Secara umum pengertian laporan keuangan adalah mendasarkan pada
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK No.1 2007) yang menyatakan
bahwa laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan, dalam Standar Akuntansi Keuangan disebutkan bahwa Laporan Keuangan yang lengkap terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, catatan atas laporan keuangan dan informasi tambahan misalnya informasi keuangan segmen industri dan geografis serta pengungkapan pengaruh perubahan harga.
Diungkapkan dalam Accounting Principles Board (APB) Opinion No.4 yang
menyatakan tentang fungsi dari laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang bersifat finansiil mengenai aktivitas ekonomi dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan ekonomi (APB Opinion 4 dalam Tearney, 2001). Disebutkan pula dalam Statement of Financial Accounting Concepts (SFAC No. 1, 1978) bahwa tujuan pelaporan keuangan salah satunya adalah menyediakan informasi kepada investor dan kreditor mengenai prospek kondisi keuangan perusahaan, terutama yang menyangkut jumlah, waktu dan kepastian arus kas yang diperoleh perusahaan. Bagi investor hal ini berkaitan dengan retun yang diharapkan dari dana yang diinvestasikan. Informasi akuntansi yang dimaksud terutama mengenai laporan laba rugi dan cash flow suatu perusahaan. Mengingat beraneka ragamnya para pengguna informasi akuntansi tersebut maka dalam penyusunan laporan keuangan harus tetap mendasarkan kepada aturan-aturan dalam Standar
Akuntansi Keuangan sehingga laporan keuangan dapat dipahami oleh beraneka ragam pengguna dan laporan keuangan harus mempunyai format yang standar. Mengenai standar format yang baku dalam penyusunan laporan keuangan diatur di dalam PSAK tersebut, termasuk penyusunan laporan keuangan sesuai kriteria organisasinya, misal untuk perusahaan dagang atau manufaktur atau organisasai non profit