Menurut (Bangun, 2012) manajemen keragaman (diversity
management) berarti mengambil langkah untuk memaksimalkan potensi
keragaman dengan perbedaan-perbedaan atas karakteristik para anggota
untuk mencapai kinerja yang lebih baik. Dalam praktiknya, manajemen
keragaman akan melibatkan setiap orang yang berlatar belakang berbeda ke
dalam suatu nilai yang telah ditentukan untuk mencapai sasaran organisasi.
Sedangkan menurut (Peters dan Poutsma, 2010) mengemukakan bahwa
manajemen keragaman merupakan sebuah inclusive approach yang dimulai
dengan merekrut atau menarik individu berbeda masuk ke dalam perusahaan,
kemudian mengusulkan dan membentuk pemahaman yang lebih luas
mengenai individu yang berbeda dengan mencakup berbagai faktor seperti
orientasi seksual, keterampilan dan pengalaman yang dimiliki.
