Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah sarana utama dimana perusahaan mengkomunikasikan
informasi keuangan kepada pihak luar. Laporan ini menjelaskan
sejarah perusahaan yang diukur dari segi uang (Kieso, et al. 2011). Laporan
keuangan yang lengkap harus meliputi komponen-komponen berikut ini : (1)
laporan posisi keuangan pada akhir periode, (2) laporan laba rugi komprehensif
selama periode, (3) laporan perubahan ekuitas selama periode, (4)
laporan arus kas selama periode, (5) catatan atas laporan keuangan, berisi
kebijakan akuntansi penting dan informasi penjelasan lain, dan (6) laporan posisi
keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan ketika entitas menerapkan
suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali
pos-pos laporan keuangan, atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam
laporan keuangannya (IAI, 2012).
Laporan keuangan hanya disajikan secara kuartalan dan laporan keuangan yang
diaudit hanya disediakan sekali setahun (Kieso, et al. 2011). Laporan keuangan
auditan wajib disajikan oleh perusahaan, terlebih untuk perusahaan go public.
Laporan keuangan menjelaskan mengenai kinerja perusahaan, posisi keuangan
perusahaan, posisi perubahan ekuitas perusahaan, dan sebagainya yang berguna
dalam pengambilan keputusan oleh stakeholder.