Manfaat Informasi Financial distress

Ayuri, 2019 menjelaskan beberapa manfaat dari informasi financial distress
berdasarkan pemangku kepentingan dari berbagai pihak yang memiliki peran di
perusahaan, diantaranya :
1. Kreditur
Informasi ini sangat berguna bagi kreditur karena dapat membuat keputusan
apakah perusahaan tersebut layak diberi pinjaman dan bermanfaat untuk memonitor
pinjamana yang ada.
2. Investor
Para investor saham maupun obligasi yang akan atau sudah membeli di suatu
perusahaan sangat memiliki kepentingan untuk melihat,menilai dan menganalisa
adanya kemungkinan tanda-tanda krisis keuangan atau tidak pada perusahaan
tersebut. Investor menganut strategi aktif yang akan mengembangkan model
prediksi financial distress untuk melihat petunjuk atau tanda awal bangkrutnya
perusahaan sehingga dapat diantisipasi sejak dini.
3. Pihak pemerintah
Beberapa sektor usaha, Lembaga pemerintah mempunyai tanggung jawab
atas jalannya operasional bisnis seperti manufaktur, jasa dan dagang. Pemerintah
mempunyai peran penting untuk melihat tanda-tanda kebangkrutan awal agar
tindakan dan penanganan dilaksanakan lebih awal.
4. Akuntan
Akuntan memiliki kepentingan terhadap informasi kelangsungan suatu usaha
karena akuntan akan menilai dan menganalisa kemampuan going concern suatu
perusahaan.
5. Manajer
Financial distress merupakan munculnya biaya-biaya yang memiliki
kaitannya dengan kebangkrutan dan biaya yang cukup besar. Apabila manajer dapat
mendeteksi financial distress ini sejak awal, maka tindakan dan penanganan dapat
dilakukan dengan cepat. Sebagai contoh tindakan yang dilakukan ialah melakukan
merger (penggabungan perusahaan) dan restrukturisasi kewajiban hutang sehingga
beban biaya yang over bisa diminimalisir