Akibat Financial Distress

Kerugian utama perusahaan yang mempunyai tingkat hutang yang lebih
tinggi adalah peningkatan resiko kesulitan keuangan, dan akhirnya likuidasi
(Fachrudin dan Amalia, 2008).Akibat kesulitan keuangan sebagai berikut:
1) Resiko biaya kesulitan keuangan mempunyai dampak negatif terhadap nilai
perusahaan yang meng-offset nilai pembebasan pajak (tax relief) atas
peningkatan utang.
2) Apabila manajer perusahaan menghindari likuidasi ketika kesulitan,
hubungannya dengan supplier, pelanggan, pekerja, dan kreditor
menjadi parah.
3) Suplier penyedia barang dan jasa secara kredit akan lebih berhati-hati, atau
bahkan menghentikan pasokan sama sekali jika perusahaan tidak
menunjukkan adanya peningkatan.
4) Adanya kemungkinan pelanggan mengembangkan hubungan dengan
supplier dan merencanakan sendiri produksi mereka dengan harapan adanya
keberlanjutan dari hubungan tersebut.
5) Situasi kesulitan keuangan memungkinkan adanya perilaku pekerja yang
kurang termotivasi karena kegelisahan mereka mengenai masa depan
perusahaan yang tidak menentu.
6) Bank dan pemberi pinjaman lain akan cenderung melihat dengan prejudiced
eye atas pinjaman lanjutan yang diajukan perusahaan yang mengalami
kesulitan keuangan.
7) Manajer merasa bahwa banyak waktu mereka terbuang karena berhadapan
dengan masalah likuiditas, sehingga manajer hanya berfokus pada cash flow
jangka pendek daripada kesejahteraan pemegang saham jangka panjang.
8) Kesulitan keuangan menimbulkan biaya tidak langsung dan biaya langsung.
a) Biaya tidak Langsung
Biaya ini umumnya secara tidak langsung keluar dalam bentuk kas.
Contoh biaya tidak langsung adalahlost sales, lost profits, lost goodwill,
penjualan aset dengan harga yang sangat rendah, mengurangi penjualan
kredit dan tingkat persediaan, kehilangan proyek baru karena
manajemen berkonsentrasi pada penyelesaian kesulitan keuangan dalam
jangka pendek, dan biaya tidak langsung lainnya.
b) Biaya Langsung
Biaya langsung kesulitan keuangan adalah biaya yang
dikeluarkan sehubungan dengan kesulitan keuangan. Contoh biaya
langsung adalah fee pengacara, fee akuntan, fee pengadilan, dan tenaga
professional lain untuk merestrukturisasi keuangannya yang kemudian
dilaporkan kepada kreditur, bunga yang dibayar perusahaan
untuk pinjaman selanjutnya yang biasanya jauh lebih mahal, dan
beban administratif.