Kepercayaan

Kepercayaan didefinisikan sebagai probabilitas subjektif dimana
konsumenwmengharapkan penjual akan melakukan transaksi tertentu sesuai
dengan harapan kepercayaan konsumen (Romindo et al., 2019:94). Adapun
menurut Imanda dan Nuridin, (2018) kepercayaannadalah kesediaan satu pihak
dalam menerima resiko dari pihak lain berdasarkan keyakinan dan ekspektasi
bahwa pihak lainiakan memberikan perlakuan sesuai dengan apa yang diinginkan,
meskipunikedua belah pihak tersebut belum mengenal antarnsatu dengan yang
lain dan dapat menjalinihubungan dalam jangka panjang.
Wiedyani dan Prabowo, (2019:535) menyatakan bahwa kepercayaan
pelanggan adalah responsnpelanggan terhadap evaluasi ketidaksesuaian yang
dirasakaniantara harapan dan kinerjaiaktual dalam pemakaiannya.
Menurut Mayer et al. (1995) faktor yang membentuk kepercayaan
seseorang terhadap yang lain ada tiga yaitu kemampuan (ability), kebaikan hati
(benevolence), dan integritas (integrity). Ketiga faktor tersebut dapat dijelaskan
sebagai berikut:
a. Kemampuan (Ability), yaitu kepercayaan yang yang terbentuk melalui
keyakinan akan kompetensi yang dimiliki penyedia layanan e-commerce
dalam memberikan keamanan transaksi.
b. Kebaikan hati (Benevolence), yaitu kepercayaan yang yang terbentuk melalui
keyakinan atas kemauan penyedia layanan e-commerce dalam memberikan
kepuasan yang saling menguntungkan antara dirinya dengan konsumen.
c. Integritas (Integrity) yaitu kepercayaan yang yang terbentuk melalui
keyakinan atas perilaku atau kebiasaan penyedia layanan e-commerce dalam
menjalankan bisnisnya. Termasuk jaminan bahwa Informasi yang diberikan
kepada konsumen apakah benar sesuai dengan fakta atau tidak.
Menurut Nguyen et al (2014) indikator kepercayaan sebagai berikut:
1) Trustworthy
yaitu menganggap pihak lain terpercaya untuk melakukan suatu pekerjaan
2) Benefit
yaitu percaya bahwa suatu kegiatan akan mendatangkan manfaat
3) Promise
yaitu percaya bahwa pihak lain dapat menepati janji
4) Job Right
yaitu percaya bahwa pihak lain dapat melakukan pekerjaan dengan benar.
Indikator yang digunakan untuk mengukur variabel kepercayaan menurut
Nguyen et al (2014) adalah Trustworthy, Benefit, Promise, dan Job right