Keamanan

Keamanan merupakanwkemampuan e-commerce dalam melakukan
pengontrolanedan penjagaanikeamanan atas transaksi data dalam proses jual beli
secaraaonline (Sulistyawati dan Nursiam, 2019:165). Sedangkan menurut
Emmywati, (2016:186) keamanan adalah keadaannbebas dari bahaya. Istilah ini
bias digunakan dengan hubungan kepada kejahatan, segala bentukkkecelakaan,
dan produk-produk pada suatuiperusahaan baik yang berupa barangimaupun yang
berupa jasa.
Menurut Laudon & Traver (2014), terdapat 6 dimensi keamanan Ecommerce,
yaitu:
a. Integritas (Integrity)
Kemampuan untuk memastikan bahwa informasi yang ditampilkan pada situs
web atau dikirimkan atau diterima melalui internet belum diubah dengan cara
apapun oleh pihak yang tidak berwenang. Hal ini merupakan pencegahan
terhadap modifikasi data yang tidak sah
b. Pencegahan Penyangkalan (Nonrepudiation)
22
Kemampuan untuk memastikan bahwa salah satu pihak tidak mengingkari
kesepakatan setelah transaksi (perlindungan terhadap penolakan perintah atau
penolakan pembayaran).
c. Keaslian (Authentication)
Kemampuan untuk mengidentifikasi identitas seseorang atau mengetahui
dengan siapa Anda berhadapan di internet.
d. Kerahasiaan (Confidentiality)
Kemampuan untuk memastikan bahwa pesan-pesan dan data yang tersedia
hanya untuk mereka yang berwenang untuk melihatnya.
e. Privasi (Privacy)
Kemampuan untuk mengontrol penggunaan informasi tentang diri sendiri.
f. Ketersediaan (Availability)
Kemampuan untuk memastikan bahwa situs e-commerce tersedia untuk
berfungsi sesuai fungsi-fungsi yang telah ada.
Indikator-indikator variabel keamanan menurut Laudon & Traver (2014)
adalah Integritas, Pencegahan penyangkalan, Keaslian, Kerahasiaan, Privasi dan
Ketersediaan