Permasalahan dalam teori keagenan (agency theory) terjadi apabila
pihak manajer tidak memiliki seluruh saham yang diedarkan oleh
perusahaan, sehingga akan membuat manajer cenderung bertindak
mengejar kepentingan dirinya sendiri dan tidak memikirkan aspek dalam
mengambil keputusan pendanaa untuk mencapai struktur modal yang
optimum. Manajer memiliki persepsi bahwa hutang yang besar
meningkatkan ancaman kebangkrutan bagi perusahaan. Dari hal tersebut
manajer akan mempertimbangkan utang sebagai sumber dana eksternal dan
pihak manajer akan menggunakan dana internal terlebih dahulu dari pada
menggunakan dana eksternal.
Menurut Irwin dan Lang (1988) dalam Hasan dan Butt (2009) yang
membahas peran manajerial dalam membuat keputusan struktur modal.
Mereka menemukan bahwa terdapat hubungan negatif antara rasio leverage
dan kepemilikan saham manajemen. Hal ini menunjukkan bahwa tidak
adanya pemegang saham utama dari pihak luar kecenderungan memiliki
utang yang rendah terhadap ekuitas
