Perencanaan produk adalah proses menciptakan ide produk dan
menindaklanjuti sampai produk diperkenalkan ke pasar.
Menurut Buchari (2014:141-142) terdapat 8 tahap proses produk, yaitu :
1. Penciptaan ide
Penciptaan ide ini dapat muncul dari berbagai cara. Misalnya perusahaan
dapat membentuk suatu tim ahli mendesain model baru, atau pengusaha
mencari informasi dari orang-orang dalam atau kelompok gugus kendali
mutu.
2. Penyaringan ide
Ide yang sudah terkumpul, masih merupakan suatu brain storming
(sumbang saran) biasanya belum matang, dan ini perlu disaring mana yang
mungkin dikembangkan dan mana yang tidak.
3. Pengembangan dan pengujian konsep
Setelah ide disaring dilakukan pengembangan dan eksperimen. Kemudian
model produk baaru diperlihatkan kepada konsumen, sambil diadakan
survey pendapat konsumen terhadap produk baru tersebut.
4. Pengembangan strategi pemasaran
Dalam hal ini perusahaan mulai merencanakan strategi pemasaran produk
baru dengan memilih segmentasi pasar tertentu, beserta teknik promosi
yang digunakan.
5. Analisis usaha
Dilakukan dengan memperkirakan jumlah penjualan dibandingkan dengan
pembelian bahan baku, biaya produksi dan perkiraan laba.
6. Pengembangan produk
Dalam hal ini gagasan produk yang masih dalam rencana dikirim ke
bagian produksi untuk dibuat, dibuat merek, dan diberi kemasan yang
menarik.
7. Marketing testing
Produk baru dipasarkan ke daerah segmen yang telah direncanakan, disini
akan diperoleh informasi yang sangat berharga tentang keadaan barang,
penyalur, permintaan potensial dan sebagainya.
8. Komersialisasi
Stetlah perencanaan matang, dilaksanakan, dan diuji, maka akhirnya
dibuat produksi besar-besaran yanng membutuhkan modal investasi cukup
besar.
