Sebuah merek jauh lebih dari sekedar nama belaka, dan branding
adalah sebuah strategi, dan bukan masalah penamaan dari sebuah merek.
Yang mana secara tidak langsung merek adalah sebuah aset yang sangat
berharga yang mana termasuk dalam aset tidak berwujud yang harus
dikelola dengan baik dan hati-hati. Maka dari itu makna dari sebuah
merek haruslah dijaga dan ditingkatkan sehinnga para pelanggan dapat
mengingat dan bersarang di ingatan mereka (Webster. Jr dan Keller,
2004).
Menurut Keller (1993) dalam Januar (2016), mendefinisikan brand
image sebagai persepsi mengenai sebuah merek sebagaimana
direfleksikan oleh asosiasi merek yang terdapat dalam benak konsumen.
Brand image terdiri dari komponen-komponen:
a. Attributes (Atribut)
Merupakan pendefinisian deskriptif tentang fitur-fitur yang ada
dalam produk atau jasa.
1) Product related attributes (atribut produk)
Didefinisikan sebagai bahan-bahan yang diperlukan agar fungsi
produk yang dicari konsumen dapat bekerja. Berhubungan
dengan komposisi fisik atau persyaratan dari suatu jasa yang
ditawarkan.
2) Non-product related attributes (atribut non-produk):
Merupakan aspek eksternal dari suatu produk yang
berhubungan dengan pembelian dan konsumsi suatu produk
atau jasa. Terdiri dari: informasi tentang harga, kemasan dan
desain produk, orang, per group atau selebriti yang
menggunakan produk atau jasa tersebut, bagaimana dan dimana
produk atau jasa itu digunakan.
b. Benefits (Keuntungan)
Nilai personal yang dikaitkan oleh konsumen pada atribut-atribut
produk atau jasa tersebut.
1) Functional benefits: berhubungan dengan pemenuhan
kebutuhan dasar seperti kebutuhan fisik dan keamanan atau
pemecahan masalah.
2) Experiental benefits: berhubungan dengan perasaan yang
muncul dengan menggunakan suatu produk atau jasa. Benefit
ini memuaskan kebutuhan bereksperimen seperti kepuasan
sensori.
3) Symbolic benefits: berhubungan dengan kebutuhan akan
persetujuan sosial atau ekspresi personal dan self-esteem
seseorang. Konsumen akan menghargai nilai-nilai prestise,
eksklusivitas dan gaya fashion merek karena hal-hal ini
berhubungan dengan konsep diri mereka
