Pembentukan persepsi

Pembentukan Persepsi Kotler dan Keller (2009:180)
menyebutkan bahwa orang dapat membentuk persepsi yang
berbeda dari rangsangan yang sama karena tiga proses perseptual:
a. Perhatian yang Seleksi (Selective attention)
Merupakan proses dimana seorang konsumen
mendapatkan suatu rangsangan dan mengabaikan
rangsangan yang lain. Hal ini berarti para pemasar harus
bekerja keras untuk menarik perhatian konsumen.
b. Distorsi seleksi (Selective Distortion)
Distro seleksi terjadi ketika konsumen mengubah
atau mengganti informasi yang bertentangan dengan
perasaan atau kepercayaan mereka, dalam hal ini konsumen
mempunyai kecenderungan untuk mengolah informasi
menjadi suatu pengertian pribadi.
c. Ingatan yang Seleksi (Selective Retention)
Merupakan proses pada saat seorang konsumen
hanya mengingat informasi yang mendukung perasaan dan
kepercayaan pribadi seseorang. Konsumen akan meluapkan
semua informasi yang tidak konsisten yang pernah
diterimanya.
d. Sensasi
Sensasi adalah suatu proses penyerapan informasi
mengenai suatu produk yang melibatkan panca indra
customer (pendengaran, penglihatan, penciuman dan
peraba).
e. Organisasi
Organsiasi adalah tahap dimana customer mengolah
informasi yang telah ia dapatkan pada tahap sensasi.
f. Interpretasi
Interpretasi adalah pengambilan citra atau
pemberian makna oleh customer terhadap suatu produk.
Menurut Sangadji dan Sopiah (2013:64) Persepsi dibentuk oleh:
a. Karakteristik dari stimuli;
b. Hubungan stimuli dengan sekelilingnya;
c. Kondisi-kondisi di dalam diri kita sendiri