Mustika (2012) komitmen adalah sikap loyal pekerja yang ditunjukkan oleh
keterlibatan pekerja terhadap pencapaian tujuan organisasi. Steers dan Porter
dalam Angelia (2013) mendefinisikan komitmen organisasi sebagai perasaan dan
sikap individu tentang organisasi secara keseluruhan. Komitmen organisasi ini
ditunjukkan oleh loyalitas terhadap organisasi, adanya penerimaan terhadap
tujuan dan nilai-nilai dalam organisasi, adanya keinginan sungguhsungguh untuk
bekerja demi kepentingan organisasi, dan adanya keinginan untuk tetap berada di
dalam organisasi.
Darmawan (2016) memberikan pendapat mengenai komitmen organisasional
yaitu sikap loyal yang ditunjukkan oleh kebanggaan anggota, kesetiaan anggota,
dan kemauan anggota pada organisasi.
Menurut Amstrong (Isniar Budiarti, et. al 2018:147) menyatakan bahwa
“Pengertian komitmen mempunyai ada 3 (tiga) area perasaan atau perilaku terkait
dengan perusahaan tempat seseorang bekerja diantaranya : Kepercayaan, pada
area ini seseorang melakukan penerimaan bahwa organisasi tempat bekerja atau
tujuantujuan organisasi didalamnya merupakan sebuah nilai yang diyakini
kebenarannya. Keinginan, untuk bekerja atau berusaha di dalam organisasi
sebagai kontrak hidupnya pada konteks ini orang akan memberikan waktu,
kesempatan dan kegiatan pribadinya untuk bekerja diorganisasi atau dikorbankan
ke organisasi tanpa mengharapkan imbalan personal. Dan terakhir keinginan
untuk bertahan dan menjadi bagian dari organisasi.”
