Turnover Intention

Turnover intention adalah keinginan karyawan keluar dari pekerjaan,
banyak alasan yang menyebabkan turnover intention diantaranya keinginan
mendapatkan pekerjaan baru (Harnoto, 2002). Turnover intention memiliki
dampak negatif bagi perusahaan karena menurunkan produktivitas, menciptakan
ketidakstabilan kondisi tenaga kerja dan berdampak pada meningkatnya
biaya sumber daya manusia (Darma, 2012).
Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi turnover intention dan saling
berkaitan satu sama lain. Berikut adalah beberapa faktor menurut (Gill, H. et al,
2013):
a. Job stress
Perasaan gelisah yang dihadapi karyawan ketika mengalami rasa tidak
nyaman dalam pekerjaan.
b. Person Organziation Fit
Kesesuaian karyawan terhadap organisasi untuk mencapai tujuan dan untuk
memenuhi kebutuhan satu sama lain.
c. Person Job Fit
Kesesuaian antara karyawan dengan pekerjaan yag dihadapi ditempat kerja.
d. Keamanan Kerja
Unsur penunjang yang mendukung suasana kerja yang aman, baik secara
material maupun nonmaterial.
e. Komitmen organisasi
Sikap yang mencerminkan sejauh mana seorang karyawan mengenal atau
terikat dengan organisasi