Faktor-faktor Penyebab terjadinya Kesenjangan Gender

Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesenjangan gender
adalah sebagai berikut:
1. Pemahaman Agama
Faktor yang menyebabkan munculnya kesenjangan gender terkait dengan
pemahaman agama adalah pandangan dari religion feminist, yakni feminis yang
memiliki backround studi agama atau pengetahuan keagamaan berpandangan bahwa
interpretasi terhadap agama memberikan kontribusi terhadap tumbuh dan
lenggengnya ketimpangan di masyarakat (Rohmaniyah, 2014:33). Agama selalu
dianggap kambing hitam atas terjadinya ketimpangan gender, karena banyaknya
pemahaman yang keliru yang dipengaruhi oleh kultur yang dikenal dengan kultur
patriarki.
2. Konstruksi Budaya Patriarki
Menurut kaum feminis penyebab dari munculnya kesenjangan gender adalah
kultur patriarki (Rohmaniyah, 2014:32). Budaya patriarki adalah sistem budaya yang
menempatkan kedudukan laki-laki lebih tinggi daripada perempuan dalam segala
aspek kehidupan sosial, budaya dan ekonomi. Keberadaan budaya ini telah
memberikan keistimewaan pada jenis kelamin laki-laki, budaya inilah yang kemudian
mewujudkan garis keturunan berdasarkan garis laki-laki.
3. Kebijakan yang Bias Gender
Kebijakan di sini diartikan sebagai struktur masyarakat yang menomorduakan
atau menempatkan perempuan sebagai kelompok tertindas dan kelas nomor dua di
bawah kelompok laki-laki. Pandangan ini lahir dari kelompok feminis marxis
(Rohmaniyah, 2014:32). Kebijakan pemerintah yang bias gender, mengakibatkan
ketimpangan gender khususnya untuk perempuan menjadi mapan. Kebijakan
pemerintah yang bias gender salah satunya adalah sedikitnya peluang untuk
perempuan bekerja di ranah politik dan pembangunan.
4. Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
Penyebab dari langgengnya kesenjangan gender khususnya yang menimpa
kaum perempuan, menurut kelompok feminis liberal disebabkan oleh persoalan yang
ada pada perempuan sendiri sebagai agensi yang pewerless (tidak berdaya)
(Rohmaniyah, 2014:33). Ketimpangan gender khususnya terhadap kaum perempuan
akan terus terjadi jika kaum permpuan sendiri tidak mau berubah. Berubah berarti
meningkatkan kualitas diri dengan salah satu caranya adalah menempuh jenjang
pendidikan yang tinggi serta berani untuk bersuara di depan publik