Komitmen adalah kemampuan dan kemauan untuk menyelaraskan
perilaku pribadi dengan kebutuhan, prioritas dan tujuan organisasi. Hal ini
mencakup cara-cara mengembangkan tujuan atau memenuhi kebutuhan organisasi
yang intinya mendahulukan misi organisasi dari pada kepentingan pribadi
(Soekidjan, 2009)
Pengertian profesionalisme menurut Arens,dkk (2012:117) dalam yaitu:
“Profesionalisme means a responbility for conduct that extended beyond
statisfying individual responbilities and beyond the requirement of our society low
and regulator.” Berdasarkan pengertian tersebut, dapat diterjemahkan bahwa
profesionalisme adalah tanggungjawab untuk bereprilaku yang lebih dari sekedar
memenuhi tanggung jawab yang dibebankan kepadanya dan lebih dari sekedar
memenuhi undang-undang peraturan masyarakat.
Komitmen profesional dapat didefinisikan sebagai : (1) sebuah
kepercayaan pada dan penerimaan terhadap tujuan-tujuan dan nilai-nilai dari
profesi, (2) sebuah kemauan untuk menggunakan usaha yang sungguh-sungguh
guna kepentingan profesi, (3) sebuah keinginan untuk memelihara keanggotaan
dalam profesi (Aranya et al. 1981,dalam Trisnaningsih, 2001). Dengan
menunjukkan komitmen terhadap profesional yang dijalani maka karyawan
mengharapkan adanya pengakuan sebagai profesional oleh organisasi dan
masyarakat. Pengakuan sebagai profesional oleh organisasi dan masyarakat akan
menimbulkan perasaan bangga dan mendorong timbulnya kepuasan kerja
(Badjuri, 2009).
Komitmen profesional dapat didefinisikan sebagai :
1. Sebuah kepercayaan pada dan penerimaan terhadap tujuan-tujuan dan
nilai-nilai dari profesi.
2. Sebuah kemauan untuk menggunakan usaha yang sungguh-sungguh guna
kepentingan profesi,
3. Sebuah keinginan untuk memelihara keanggotaan dalam profesi (Aranya
et al. 1981,dalam Trisnaningsih, 2001).
Menurut Larkin (2000) menyatakan bahwa: “Komitmen professional adalah
tingkat loyalitas individu pada profesinya seperti yang dipersepsikan oleh individu
tersebut.” Menurut Spector (2000) definisi komitmen profesi adalah: “Komitmen
Profesi merupakan sebuah variabel yang mencerminkan derajat hubungan yang
dianggap dimiliki oleh individu terhadap profesi tertentu dalam organisasi”.
Komitmen professional adalah tingkat loyalitas individu pada profesinya
seperti yang dipersepsikan oleh individu tersebut. Perlunya untuk belajar
komitmen professional karena karir seseorang merupakan bagian utama dari
hidupnya dan komitmen professional mempunyai implikasi penting di tingkat
individu dan organisasi. Tingkat komitmen professional mungkin merupakan
refleksi hubungan auditor dengan lingkungan industri atau professional, hal
tersebut dikarenakan salah satu aspke komitmen professional adalah penerimaan
norma-norma professional dan tujuan (Aranya dkk., 1981 dalam Nadiyya,
2014:15).
Komitmen profesional adalah sebuah kekuatan identifikasi dan keterlibatan
pada sebuah profesi tertentu, yang mempertahankan keanggotaan pada profesi
yang bersangkutan (Hall et al.2005).
Menurut Aranya, et al (1981) dalam Nadiyya (2014:16) pengukuran komitmen
professional dioperasionalisasikan dengan penerimaan terhadap tujuan dan nilai-
nilai dari profesi, kemauan untuk menggunakan usaha yang sungguh-sunggu guna
kepentinganprofesi, dan memiliki kepentingan untuk memelihara keanaggotaan
dalam profesi. Penerimaan terhadap tujuan dan nilai-nilai profesi mengacu kepada
identifikasi individu pada profesi, idntifikasi individu atas tujuan dan nilai-nilai
profesi membutuhkan kesepakatan atau keyakinan individu tersebut pada tujuan
dan nilai-nilai profesinya, individu yang telah memiliki tingkat kesepakatan yang
tinggi akan tujuan, nilai dan kebijakan mapun peraturan oganisasi akan memiliki
kepuasan, kebanggan, serta kesetiaan terhadap profesinya.
Komitmen professional adalah tingkat loyalitas individu pada profesinya
seperti yang dipersepsikan oleh individu tersebut.Komitmen professional
mendasari perilaku sikap dan orientasi professional seseorang dalam menjalankan
tugas atau pekerjaannya. Norma aturan dan kode etik profesi yang berfungsi
sebagai suatu mekanisme pengendalian akan dapat menentukan kualitas pekerjaan
seorang professional (Badjuri, 2009).
Komitmen profesional dapat didefinisikan sebagai : (1) sebuah kepercayaan
pada dan penerimaan terhadap tujuan-tujuan dan nilai-nilai dari profesi, (2)
sebuah kemauan untuk menggunakan usaha yang sungguh-sungguh guna
kepentingan profesi, (3) sebuah keinginan untuk memelihara keanggotaan dalam
profesi (Aranya et al. 1981,dalam Trisnaningsih, 2001). Dengan menunjukkan
komitmen terhadap profesional yang dijalani maka karyawan mengharapkan
adanya pengakuan sebagai profesional oleh organisasi dan masyarakat.
Pengakuan sebagai profesional oleh organisasi dan masyarakat akan menimbulkan
perasaan bangga dan mendorong timbulnya kepuasan kerja ( Badjuri, 2009 ).
Suatu komitmen profesional pada dasarnya merupakan presepsi yang
berintikan loyalitas, tekaddan harapan seseorang dengan dituntun oleh sistem nilai
atau norma yang akan mengarahkan orang tersebut untuk bertindak atau bekerja
sesuai prosedur-prosedur tertentu dalam upaya menjalankan tugasnya dengan
tingkat keberhasilan yang tinggi (Larkin, 1990 dalam Badjuri, 2009)
