Stringer (2002) mengemukakan bahwa terdapat lima faktor yangmempengaruhiterjadinya iklim organisasi, yaitu :a.Lingkungan EksternalIndustri atau bisnis yang sama mempunyai iklin organisasi umumyang sama. Misalnya, iklim organisasi umum perusahaan asuransiumumnya sama, demikian juga dengan iklim organisasi pemerintah,sekolah dasar, atau perusahaan industri minyak kelapa sawit di Indonesia,
mempunyai iklim umum yang sama. Kesamaan faktor umum tersebutdisebabkan pengaruh lingkungan eksternal organisasi.b.StrategiOrganisasiKinerja suatu perusahaan bbergantung pada strategi (apa yangdiupayakan untuk dilakukan), energy yang dimiliki oleh anggota untukmelaksanakan pekerjaan yang diperlukan oleh strategi, dan faktor-faktorlingkungan penentu dari level energy tersebut. Strategi yang berbedamenimbulkan pola iklim organisasi yang berbeda. Strategi mempengaruhiiklim organisasi secara tidak langsung.c.Pengaturan OrganisasiPengaturan organisasi mempunyai pengaruh paling kuat terhadapiklim organisasi, menurut Stringer (2002), banyak sekolah menengah diAmerika Serikat Yang menjadi contoh baik bagaimana pengaturanorganisasi menentukan iklim organisasi.d.Kekuatan SejarahSemakin tua umur suatu organisasi semakin kuat pengaruhkekuatan sejarahnya. Pengaruh tersebut dalam bentuk tradisi dan ingatanyang membentuk harapan anggota organisasi dan mempunyai pengaruhterhadap iklim organisasinya.e.KepemimpinanPerilaku pemimpin mempengaruhi iklim organisasi yang kemudianmendorong motivasi individu. Motivasi individu merupakan pendorongutama terjadinya kinerja
