Menurut Suwarto dan Koeshartono (2009: 10), beberapa fungsi budaya organisasiadalah sebagai suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi. Selain sebagaiidentitas bagi anggota organisasi, budaya meningkatkan kemantapan sistem sosial,budaya merupakan perekat sosial yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standar-standar yang tepat mengenai apa yang harus dikatakandan dilakukan oleh para karyawan. Budaya juga berfungsi sebagai mekanismepembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku parakaryawan.Fungsi budaya organisasi menunjukkan peranan atau kegunaan dari budayaorganisasi. Fungsi budaya organisasi menurut Stephen Robbins (2001, dalamWibowo, 2010: 51) adalah:a.Mempunyaiboundary-difining roles, yaitu menciptakan perbedaan antaraorganisasi yang satu dengan lainnya.b.Menyampaikan rasa identitas untuk anggota oganisasi.c.Budaya memfasilitasi bangkitnya komitmen pada sesuatu yang lebih besardaripada kepentingan diri individual.d.Meningkatkan stabilitas sistem sosial. Budaya adalah perekat sosial yangmembantu menghimpun organisasi bersama dengan memberikan standar yangcocok atas apa yang dikatakan dan dilakukan pekerja.e.Budayamelayanisebagaisense-makingdanmekanismekontrolyangmembimbing danmembentuk sikap dan perilaku pekerja
