Komputer teknologi Informasi (skripsi, tesis, disertasi)

Perangkat keras (hardware), perangkat lunak (Software), fasilitas jaringan dan komunikasi, database dan pengguna (brainware) merupakan komponen-komponen utama yang terdapat
dalam infrastruktur TI (M.Suyanto, 2005). Dimana, elemen-elemen tersebut saling berinteraksi dan dihubungkan dengan suatu perangkat masukan keluaran (input-output media) yang sesuai dengan fungsinya masing-masing. Media yang digunakan untuk memproses informasi disebut dengan perangkat keras (hardware). Sedangkan, sistem dan aplikasi yang digunakan untuk memproses masukan (input) menjadi informasi yang berkualitas disebut perangkat lunak (Software). Informasi yang berkualitas adalah informasi yang memenuhi 3 (tiga) dimensi, yaitu:
a. Dimensi waktu, meliputi: timeliness (informal harus tersedia pada saat dibutuhkan; currency (informasi yang tersedia harus up to date); frequency (informasi yang tersedia merupakan informasi yang dibutuhkan); dan time period (informasi yang tersedia meliputi periode lalu, periode saat ini dan periode masa depan).
b. Dimensi isi meliputi: accuary (informasi yang tersedia harus terbebas dari kesalahan); relevancy (informasi yang tersedia harus berkaitan dengan kebutuhan pengguna informasi), completeness (semua informasi yang dibutuhkan harus tersedia), conciseness (informasi yang dibutuhkan saja yang harus tersedia), scope (informasi dapat memiliki jangkauan yang luas maupun terbatas), performance (informasi dapat menunjukkan kinerja dengan mengukur aktivitas yang dikerjakan).
c. Dimensi bentuk, meliputi: clarity (informasi yang tersedia mudah dipahami), detail (informasi yang tersedia dalam bentuk
perincian maupun ringkasan), order (informasi dapat disusun dalam urutan yang telah ditetapkan sebelumnya), presentation (informasi dapat tersedia dalam bentuk naratif, angka, grafik, dan sebagainya), dan media (informasi dapat disajikan dalam bentuk kertas, tampilan monitor, dan sebagainya).
Di sisi lain, Komponen yang terpenting karena fungsinya sebagai pengembang hardware dan software serta sebagai pelaksana (operator) masukan (input) dan sekaligus penerima keluaran (output) sebagai pengguna sistem (user) disebut dengan pengguna (brainware) (Fahmi, 2004). Manusia adalah pengguna sistem yang secara psikologi memiliki suatu perilaku (behavior) tertentu yang melekat pada dirinya sehingga aspek perilaku dalam penerapan TI merupakan salah satu asepk yang penting untuk diperhatikan.
Hal ini dikarenakan interaksi antara pengguna dengan TI sangat dipengaruhi oleh persepsi, sikap dan afeksi pengguna terhadap TI tersebut. Dengan demikian, penerapan suatu TI tidak terlepas dari aspek perilaku karena pengembangan sistem informasi terkait dengan masalah individu dan organisasi sebagai pengguna sistem tersebut sehingga sistem informasi yang dikembangkan harus berorientasi kepada pengguna.