Pengaruh Orientasi Pasar Terhadap Keunggulan Bersaing (skripsi, tesis dan disertasi)

Orientasi pasar dapat memiliki peran penting dalam memprediksi keunggulan
bersaing (Musigire, 2016). Hal itu dikarenakan setiap harinya persaingan semakin
ketat di dalam industri. Jika perusahaan tidak mampu bertahan dengan memenuhi
kebutuhan dan keinginan pelanggan, perusahaan akan gulung tikar atau perusahaan
tersebut tidak mampu untuk memenangkan persaingan. Orientasi pasar akan
menciptakan customer value yang lebih baik yang akhirnya akan membawa pada
keunggulan bersaing (Flint et al, 1997). Orientasi pasar dapat membantu
perusahaan dalam menyadari kebutuhan pelanggan dan strategi pesaing serta
membuat para karyawan termotivasi untuk memberikan superior customer
satisfaction (Pelham, 1997). Orientasi pasar dapat digunakan dalam membangun
keunggulan bersaing yang kuat jika perusahaan mampu menyediakan informasi
yang relevan dan diterapkan dengan benar sebagai bagian dari strategi. Helia et al.,
(2015) mengatakan bahwa untuk menciptakan nilai unggul dalam orientasi pasar
harus mampu menyelaraskan orientasi pelanggan, orientasi pesaing, dan orientasi
antar fungsi sebagai dimensinya.
Kondisi pasar yang sudah semakin kompleks membuat informasi tentang
pelanggan dan pesaing menjadi suatu kebutuhan penting untuk membuat
perusahaan bertahan dan unggul di dalam pasar. Orientasi pasar merupakan salah
satu cara yang dapat membuat perusahaan menjadi unggul dan bertahan. Orientasi
pasar menurut Narver dan Slater (1990) mengatakan “the organizational culture
that places the highest priority on the profitable creation and maintenance of
superior value while considering the interest of other key stakeholders” yang
dimaksudkan bahwa orientasi pasar merupakan budaya organisasi yang dimana
menempatkan prioritas tertinggi pada superior customer value.
Orientasi pasar akan menghasilkan informasi mengenai pelanggan dan pesaing
serta dalam penyebaran informasi ke seluruh organisasi dan dapat bekerja sama
antar departemen dalam organisasi untuk menciptakan dan memberikan customer
value. Sehingga orientasi merupakan sumber keunggulan bersaing yang berharga
(Ge dan Daniel, 2005). Perusahaan yang menggunakan orientasi pasar akan
memiliki kelebihan mengenai informasi pelanggan dan menjadi sumber terciptanya
produk yang diinginkan serta dibutuhkan pelanggan. Orientasi pasar dapat
mengidentifikasi kebutuhan pelanggan sehingga perusahaan diharapkan mampu
menyediakan apa yang dibutuhkan melalui penciptaan produk baru atau
pengembangan produk untuk memenangkan persaingan (Li dan Zhou, 2010).
Sementara itu, orientasi pasar dapat menjadi respon terhadap keinginan dan
kebutuhan pasar (Jaworski dan Kohli, 1993). Perusahaan akan terus memfasilitasi
dalam pengembangan strategi secara fokus dalam pencapaian keunggulan
kompetitif dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan pelanggan. Untuk dapat
menjadi pemenang di dalam persaingan yang kompleks perusahaan harus mampu
membuat strategi yang berorientasi pada proses manajerial dalam mengembangkan
dan mempertahankan kesesuaian antara tujuan, kemampuan, dan perubahan pada
pasar (Kotler dan Amstrong, 2012).