Keunggulan Bersaing (skripsi, tesis dan disertasi)

Setiap perusahaan mempunyai keinginan untuk mampu menguasai pasar dan
unggul dari pesaingnya. Sehingga perusahaan akan berfokus pada peningkatan dan
pengembangan kinerjanya dalam rangka memenangkan persaingan di pasar.
Perusahaan memerlukan suatu strategi yang memiliki keunggulan dibanding
pesaingnya. Salah satu strategi yang sering digunakan yaitu keunggulan bersaing.
Keunggulan bersaing akan tercapai jika pelanggan mampu membedakan produk
dan fasilitas yang diberikan oleh perusahaan dibanding persaing serta perusahaan
mampu memberikan apa yang diinginkan oleh pelanggan dengan hal yang sulit
untuk diikuti oleh pesaingnya.
Keunggulan bersaing mempunyai dua sumber yang berbeda tetapi saling
melengkapi. Pertama, keunggulan berasal dari sumber daya dan keahlian yang
dimiliki oleh perusahaan yang dapat dijadikan sebagai keunggalan dibanding
pesaing. Kedua, keunggulan berasal dari posisi perusahaan sekarang yang
dibandingkan dengan pesaingnya. Posisi itu dapat berasal dari bagaimana citra
pelanggan di mata pelanggannya (Bharadwaj et al., 1993)
Selain itu, keunggulan bersaing dapat menjadi inti dari kinerja pemasaran
perusahaan dalam menghadapi persaingan. Kinerja pemasaran perusahaan yang
baik harus disertai dengan perencanaan strategi daya saing yang sesuai dengan
perusahaan (Kotler dan Amstrong, 2012). Keunggulan bersaing dapat menjadi
tanda keistimewaan sebuah perusahaan dibanding pesaing dari produknya yang
diterima oleh target pasar (Lamb dan McDaniel, 2001). Ricky (2015) mengatakan
bahwa suatu perusahaan harus mampu menciptakan keunggulan bersaing dalam
menghadapi kondisi yang semakin mengglobal dengan cara mengelola sumber daya
perusahaan. Perbedaan yang dimiliki oleh perusahaan dapat berupa cara baru dan
inovasi dalam peningkatan kompetensi untuk mencapai keunggulan bersaing
(Basheer dan Tarabieh, 2011).
Keunggulan bersaing muncul dari nilai – nilai yang diciptakan untuk para
pelanggan perusahaan. Pelanggan akan lebih tertarik untuk membeli produk yang
mempunyai nilai yang lebih dari produk yang lainnya seperti sesuai dengan apa
yang diinginkan dan diharapkan. Selain itu, faktor harga juga mempengaruhi
kondisi itu dimana para pelanggan akan memilih produk dengan harga yang sesuai
dengan apa yang ditawarkan. Sehingga keunggulan bersaing harus mampu
memberikan nilai lebih terhadap apa yang dirasakan oleh pelanggan terhadap
produknya dibanding pesaing (Dalimunthe, 2017).
Keunggulan bersaing merupakan fungsi dari cara perusahaan dalam mengelola
aktivitas bisnisnya. Fungsi itu terbagi menjadi kegiatan permintaan pelanggan,
pemeliharaan, konsepsi, dan realisasi produk baru. Kegiatan itu akan menghasilkan
customer value. Untuk mencapai keunggulan bersaing, perusahaan harus
menciptakan customer value yang sama dari pesaing dan lebih efisien dalam
produksi atau menghasilkan nilai akhir dan harga yang berbeda (Passemard dan
Kleiner, 2000). Dalam pencapaian keuntungan berbisnis, perusahaan harus mampu
melihat apa yang dimiliki, apa yang diketahui dan lakukan, dan apa yang diperoleh