Teori Keagenan (Agency Theory) (skripsi tesis dan disertasi)

Bagi perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas, seringkali terjadi pemisahan antara pengelola perusahaan (pihak manajemen, disebut juga sebagai agen) dengan pemilik perusahaan atau (pemegang saham) tanggung jawab pemilik hanya sebatas modal yang disetorkan. Artinya, apabila perusahaan mengalami kabangkrutan, maka modal sendiri (ekuitas) yang telah disetorkan oleh para pemilik perusahaan mungkin sekali akan hilang, akan tetapi kekayaan pribadi pemilik tidak akan diikut sertakan untuk menutup kerugian tersebut. Dengan demikian memungkinkan munculnya masalah –masalah yang disebut dengan masalah keagenan.Masalahkeagenan muncul dalam dua bentuk, yaitu antara pemilik perusahaan dengan pihak manajemen dan antara pemegang saham dengan pemegang obligasi. Tujuan normative pengambilan keputusan keuangan yang menyatakan bahwa keputusan siambil untuk memaksimumkan kemakmuran pemilik perusahaan (Suad Husnan, 2006:10).