Teori kutub pertumbuhan yang dipopulerkan oleh ekonom Francois Perroux mengatakan bahwa pertumbuhan tidak muncul di berbagai daerah pada waktu yang sama. Pertumbuhan hanya terjadi di beberapa daerah tertentu yang mempunyai keuntungan lokasi. Munculnya beberapa konsentrasi kegiatan ekonomi ini selanjutnya mendorong pula peningkatan efisiensi ekonomi yang berdampak positif bagi pembangunan ekonomi nasional (Sjafrizal, 2008:127).
Menurut Arsyad (1999:15), yang menyatakan pendapatan nasional menunjukkan tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai pada suatu tahun tertentu. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan perubahan tingkat kegiatan ekonomi yang terjadi dari tahun ke tahun. Suatu perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan atau perkembangan jika tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai lebih tinggi dari waktu sebelumnya.
Menurut Tarigan (2007:20), angka pendapatan regional dalam beberapa tahun menggambarkan kenaikan dan penurunan tingkat pendapatan masyarakat di suatu daerah. Pendapatan regional yang di dalamnya masih terdapat unsur inflasinya dinamakan pendapatan regional atas dasar harga berlaku, sedangkan pendapatan regional yang faktor inflasi yang sudah ditiadakan dinamakan pendapatan regional atas dasar harga konstan. Harga konstan artinya harga produk didasarkan atas harga pada tahun tertentu.
Pendapatan per kapita adalah total pendapatan regional suatu daerah dibagi jumlah penduduk. Akan tetapi angka pendapatan seringkali tidak diperoleh dan diganti dengan total PDRB (Tarigan, 2007:21). Pendapatan regional per kapita antara satu daerah dengan daerah yang lainnya berbeda-beda, ada daerah yang pendapatan per kapita tinggi, ada daerah yang pendapatan per kapita rendah. Menurut Kuncoro (2004:223), berdasarkan laju pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita, suatu daerah dapat dibagi menjadi empat klasifikasi, yaitu daerah cepat maju dan cepat tumbuh, daerah maju tapi tertekan, daerah berkembang cepat, dan daerah relatif tertinggal. Kriteria yang digunakan untuk mengklasifikasikan daerah berdasarkan empat klasifikasi tersebut adalah.
- Daerah maju dan cepat tumbuh adalah daerah (kabupaten/kota) yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita yang lebih tinggi dibandingkan dengan provinsi.
- Daerah maju tapi tertekan adalah daerah (kabupaten/kota) yang memiliki pendapatan perkapita lebih tinggi, tetapi tingkat pertumbuhan ekonominya lebih rendah dibandingkan dengan provinsi.
- Daerah berkembang cepat adalah daerah (kabupaten/kota) yang memiliki tingkat pertumbuhan tinggi tetapi tingkat pendapatan perkapita lebih rendah dibandingkan dengan provinsi.
- Daerah relatif tertinggal adalah daerah yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita yang lebih rendah dibandingkan dengan provinsi.
