Sistem pengendalian inter adalah sesuatu yang memiliki bagian-bagianyang saling berkaitan dengan tujuan untuk mencapai tujuan-tujuan yang diharapkan untuk memisahkan fungsi antara pencatatan dan pengurusan kas yangjelas, dan bertujuan untuk menghindari kecurangan-kecurangan ataupenyelewengan-penyelewengan yang kemungkinan terjadi dalam perusahaan. Dengan adanya sistem pengendalian inter ini maka penerimaan kas dalam perusahaan tidak dapat digelapkan.
Sistem menurut Mulyadi (2001:32) sebagai berikut :“Sistem adalah gabungan suatu sistem yang meliputi struktur organisasi,metode dan ukuran–ukuran yang dikoordinasikan untuk menjagakekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi,mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen”. Sedangkan menurut Zaki Baridwan (2008 : 182) Sistem adalah :“Sistem adalah suatu kerangka dan prosedur–prosedur yang salingberhubungan yang disusun dengan suatu skema yang menyeluruh, untukmelaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari perusahaan”.
Pengertian Penendalian Intern menurut Siti Kurnia Rahayu dan Elysuhayati (2009 : 221) adalah :“Pengendalian intern adalah suatu proses, yang dipengaruhi oleh dewankomisaris, manajemen, dan personel lainnya dalam suatu entitas, yang dirancang untuk memberikan keyakinkan memadai guna mencapai tujuan-tujuan berikut ini:
- Keandalan pelaporan keuangan.
- Menjaga kekayaan dan catatan organisasi.
- Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan.
- Efektivitas dan efisiensi operasi”.Sedangkan
Menurut Mulyadi (2001:163) tujuan sistem pengendalianintern dilihat dari definisi sistem pengendalian intern adalah:
- Menjaga kekayaan organisasi
- Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi
- Mendorong Efisiensi
- Mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen
