Munculnya pada abad XX dalam bukunya ( the general theory of emplyment interest and money, 1936) keynes menyatakan disamping uang sebagai satuan hitung alat penukaran juga sebagai penimbun kekayaan.
Sedangkan arti Uang menurut ( Tedy Herlambang, Dkk)
uang tidak merujuk pada kekayaan (wealth) tetapi yang disini ( perdefinisian ) uang adalah stock asset yang dapat di pergunakan untuk transaksi.
Macam-macam Uang dan berdasarkan bahan material
Macam – macam bentuk uang
Uang Logam
Uang Kertas Dipandang sebagai persedian
Deposito Bank uang dalam sistem moneter.
Seigniorage adalah pendapatan dari pembuatan uang logam yang diterima oleh seignior.
Token money adalah uang yang nilai nominalnya melebihi keuntungan .
- Uang logam dan Uang Kertas di sebut sebagai Uang Kartal,
Sedangkan Deposito Bank disebut Uang Bank, Uang deposito atau Uang Giral, Uang Kertas yang di gunakan secara meluas dalam masyarakat merupakan janji untuk membayar ( promisory notes) yang dikeluarkan oleh suatu bank atau suatu badan pemerintah.
- Jenis logam yang digukan dalam pembentukan Uang
adalah Emas, perak, dan perunggu, untuk Uang Kertas berdasarkan perkembangan perekonomian akan mempunyai difersifikasi yaitu sebagai Uang Kartal ( curreincies) dan sebagai Uang giral ( Deposite Money)
Uang Kartal adalah Uang yang dikeluarkan Oleh pemerintah atau Bank sentral, dalam bentuk Uang Kertas dan Uang Logam
Uang Giral adalah Uang yang di keluarkan oleh Bank- bank Umum.
- Berdasarkan nilai- nilai Uang di bedakan menjadi :
- Uang bernilai penuh ( full Bodied Money ) adalah Uang yang bernilai penuh yang nilai intrinsiknya sama dengan nilai nominal, pembuatan Uang jenis ini harus memenuhi persyarata
- Uang tidak bernilai penuh ( representative full bodied money) dikenal sebagai Uang Bertanda ( Token Money) Uang yang bernilai tidak penuh biasanya sebagai token money yaitu Uang yang nilai intrinsiknya lebih kecil daripada nilai nominalnya.
Penggunaan Uang kertas bentuk ini sangat bermaanfaat sebab dapat dilakukan pembayaran– pembayaran atau penyelesaian transaksi dalam jumlah yang besar tanpa mengalami kesukaran hal ini karena:
- n- persyaratan yang ditetapkan pada standar logam anatara lain:
- Uang dapat digeser dari pemakaian moneter ke non moneter
- Individu bebas melebur atau menepa logam menjadi Uang atau sebaliknya tanpa ongkos yang berat
- Membawa uang dalam jumlah yang besar merupakan beban yang berat
- Nilai transaksi terjadi di kota atau daerah yang berjauhan memerlukan biaya transport yang besar di tambah resiko jalan
- Standar pencicilan Hutang maka secara langsung unag bertindak sebagai Unit atau satuan pembayaran cicilan hutang atau menyatakan besarnya hutang, dengan uang dapat melakukan pembayaran hutang piutang secara tepat dan cepat baik secara kontan maupun angsurang.
- Arti Penting Uang Dalam Perekonomian
Arti penting Uang dalam perekonomian menurut( Iswardono Sp 1996, 16)
arti penting uang dalam produksi
Produsen memproduksi dan menjual barang atau jasanya sehinga menerima keuntungan dalam bentuk uang pada investasi kapitalnya, bila keuntungan diperoleh dengan mudah misalnya pada masa makmur, jumlah uang yang di tanamkan pada pabrik –pabrik peralatan baru meningkat investasi ini menguntungkan bagi masyarakat. Karena adanya aliran barang-barang dan jasa di pasar yang semakin meningkat
- Arti penting uang dalam pertukaran dan konsumsi
uang yang diterima umum dan digunakan secara luas dalam pertukaran merangsang aliran barang dari produsen ke konsumen, pendapatan konsumen dalam bentuk :
- Upah, bunga ataupun semua memudahkan mereka untuk memenuhi keinginan dengan menukar uang tersebut dengan barang –barang dan jasa
kelancaran daripada sistem pertukaran uang ini meningkatkan standar hidup masyarakat. Sebagai mana di cerminkan dengan meningkatkannya produksi dan selanjutnya dipasarkan untuk ditukarkan dengan.
- Arti pentingnya dalam masyarakat
masyarakat umumnya mengunakan uang untuk membeli barang – barang dan jasa – jasa dimana ini menjamin kesedian masyarakat. Dalam menukarkan uangnya dengan barang – barang dan jasa sehingga setiap orang puas pada pekerjaannya yang sudah sesuai untuk mendapatkan penghasilan dalam bentuk uang pembagian tugas ( spesialisasi) merupakan ciri khas daripada masyarakat modern yang akan meningkatkan produksi pertukaran kesejahteraan masyarakat.
- kriteria Uang
Acceptability dan cognizability
Persiaratan utama menjadi Uang adalah diterimanya secara umum dan diketahui secara umum serta pengunaannya sebagai alat tukar atau penimbun kekayaan, standar cicilan hutang tumbu secara luas karena kegunaan dari unag
Stability of value
Manfaatnya sesuatu yang menjadi uang memberikan adanya nilai uang maka perlu dijaga nilai agar tetap stabil atau berfluktasi secara kecil, kalau tidak uang tidak dapat diterima secara umum, karena masyarakat mencoba menyimpan kekayaan dalam bentuk barang yang mempunyai nilai stabil.
Elasticity of supplay
Jumlah uang yang beredar harus mencukupi kebutuhan dunia usaha (perekonomian) ketidak mampuan penyediaan uang untuk meyimbangi dunia usaha akan mengakibatkan dunia usaha macet dan pertukaran dilakukan seperti sistem barter
Portsbility
Uang harus mudah dibawa kemena-mana
Durability
Dalam pemindahan nilai uang fisiknya harus dijaga, jika rusak, robek nilainya akan turun dan merupakan kegunaan moniter dari uang tersebut
Devisibility
Digunakan untuk memantapkan transaksi sehingga uang dari berbagai nominal (satuan atau unit) harus dicetak untuk mencukupi atau melancarkan transaksi jual beli
- 5. Uang komoditas
Uang komoditas adalah segala sesuatu yang berlaku sebagai uang dan sebagai komoditas.( Sigit Tryan Daru SE, 2002, 25)
Masalah-masalah uang komoditas
Apabila komoditasnya adalah barang yang tidak tahan lama seperti jagun dan tembakau, komoditas tersebut harus disimpan dengan baik agar kualitasnya dapat dipertahankan dalam waktu yang lama
Apabila komoditasnya berukuran besar sekali
Uang komoditas mungkin tidak dapat dengan mudah dibagi kedalam unit yang lebih kecil
Cenderung orang mengunakan uang yang kurang baik untuk pertukaran dan menyimpan uang yang baik (Hukum Gresham)
Uang komoditas biasanya adalah komoditas yang bernilai tinggi sehinga uang komoditas mempunyai opportunity cost yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan uang kertas
Nilainya tergantung dari penawaran dan permintaan yang mungkin perubahannya tidak dapat diprediksikan.
Uang komoditas
Uang komoditas adalah segala sesuatu yang berlaku sebagai uang dan sebagai komoditas.( Sigit Tryan Daru SE, 2002, 25)
- 6. Nettralisasi uang
Masalah netralitas uang nya sendiri sebenarnya mempunyai masalah ekonomi yang sangat teoritis sekali dan merupakan masalah lama dalam ekonomi moneter, meskipun demikian perlu juga dimengerti tentang definisi”Nettralitas uang” yaitu :Uang dikatakan netral jika keseimbangan (equilibryum) yang baru keseimbangan yang lama tergantung akibat adanya perubahan jumlah uang yang beredar dicapai dimana seluruh fariabel riil mempunyai nilai sebagai mana sebelum adanya perubahan jumlah yang beredar. Uang dikatakan tidak netral kalau modal yang digunakan tidak memenuhi persyaratan-persyaratan di atas
- Uang berdasarkan lembaga dan badan pembuatan
Uang kartal yaitu Uang yang dicetak atau dibuat dan diedarkan oleh bank sentral
Uang giral Yaitu Uang yang dibuat dan diedarkan oleh bank-bank umum (komersial) dalam bentuk demand deposit (cek)
Dalam perkembangannya ternyarta uang kertas pun mengalami, mempunyai kelemahan dalam penyelesaian transaksi, timbul gagasan untuk mengunakan uang giral (giro, rekening koran, cek) sebab dalam transaksi tingal menuliskan jumlah yang diperlukan dan si penerima tingal menukarnya di bank, pengunaan uang giral tergantung pada tinggi rendahnya tingkat perekonomian suatu negara, tingkat kepercayaan masyarakat dan lain-lain
