Pengendalian persediaan merupakan bagian dalam perencanaan jangka
pendek yang berarti memiliki peran yang penting dalam proses produksi, karena
berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan persediaan bahan baku yang akan
mempengaruhi jalannya proses produksi. Jumlah persediaan bahan baku diatur
sedemikian rupa sehingga baik kekurangan maupun kelebihan bahan baku dapat
dihindari.
Prawirosentono (2007:72) mengemukakan bahwa bahan baku di gudang
harus tetap ada agar proses produksi tidak terhenti, dan bila ada persediaan dalam
gudang hanya sedikit tentu dapat mengancam proses produksi. Bila persediaan diadakan sebanyak-banyaknya, memang proses produksi
akan terjamin kelancarannya. Namun penyimpanan bahan banyak-banyak berarti
biaya penyimpanan akan besar sekali. Tetapi bila persediaan dalam jumlah
sekecil-kecilnya dapat mengancam proses produksi. Jadi dalam melakukan
pengendalian persediaan, perusahaan harus membuat rencana produksi di awal
periode produksi yang memuat jumlah produksi yang akan dihasilkan (tujuan
produksi), jumlah kebutuhan bahan baku untuk dapat mencapai tujuan produksi
tersebut serta hal-hal yang harus dipersiapkan untuk mengantisipasi hal buruk
yang mungkin terjadi
