Harga Pokok Produksi (skripsi dan tesis)

Menurut (Samsul, 2013), harga pokok produksi adalah biaya untuk
menghasilkan produk pada perusahaan manufaktur.
(Bastian & Nurlela, 2008)penentuan harga pokok adalah bagaimana
memperhitungkan biaya kepada suatu produk atau pesanan atau jasa, yang dapat
dilakukan dengan cara memasukkan seluruh biaya produksi atau hanya
memasukkan unsur biaya produksi variabel saja”.
Menurut (Hansen & Mowen, 2004)harga pokok produksi adalah mewakili
jumlah biaya barang yang diselesaikan pada periode tertentu. Menurut (Setiadi,
2014)harga pokok adalah sejumlah nilai aktiva (aset) tetapi apabila selama tahun
berjalan aktiva tersebut dimanfaatkan untuk membantu memperoleh penghasilan,
aktiva tersebut harus dikonversikan ke beban.
Biaya-biaya yang terjadi dalam kegiatan manufaktur disebut biaya produksi
(production cost or manufacturing cost). Biaya-biaya yang timbul pada proses
produksi akan mempengaruhi perubahan harga pokok produksi. Baik peningkatan
maupun penurunan biaya-biaya tersebut akan mempengaruhi proses penentuan
harga pokok prosduksi. Biaya-biaya yang biasanya akan mempengaruhi proses
produksi yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik
(Wasilah, Dunia, & Firdaus, 2011). mengklasifikasikan biaya produksi dalam tiga
elemen utama sehubungan dengan produk yang dihasilkan yaitu; bahan langsung
(direct material), tenaga kerja langsung (direct labor), dan overheadpabrik (factory
overhead). Pengklasifikasian ini bertujuan untuk pengukuran laba, dan penentuan
harga pokok produk yang akurat atau tepat serta pengendalian biaya. Dimana
dalam suatu produk, biaya menunjukkan ukuran moneter sumber daya digunakan
seperti bahan, tenaga kerja, dan overhead. Sedangkan untuk jasa biaya merupakan
pengorbanan moneter yang dilakukan dalam menyediakan jasa (Hidayat, 2014)