Peta Proses Operasi (OPC) (skripsi dan tesis)

Peta proses operasi adalah peta kerja yang mecoba menggambarkan urutan
kerja dengan jalan membagi pekerjaan tersebut menjadi elemen-elemen operasi secara
detail. Tahapan proses operasi kerja harus diuraikan secara logis dan sistematis.
Keseluruhan operasi kerja dapat digambarkan dari awal (raw material) sampai
menjadi produk akhir (finished goods product), sehingga anlisis perbaikan dari
masing-masing operasi kerja secara individual maupun urutan-urutannya secara
keseluruhan akan dapat dilakukan. Peta operasi ini umumnya digunakan untuk
menganalsis operasi-operasi kerja yang memakan waktu beberapa menit per siklus
kerjanya (Sritomo, 1992).
Menurut Sutalaksana (1979), peta proses operasi merupakan suatu diagram
yang menggambarkan langkah-langkah proses yang akan dialami bahan (bahanbahan) baku mengenai urutan proses operasi dan pemeriksaan. Sejak dari awal sampai
menjadi produk jadi utuh maupun menjadi komponen, dan juga memuat informasiinformasi yang diperlukan untuk menganalisa lebih lanjut, seperti waktu yang
dihabiskan material yang digunakan, dan tempat atau alat atau mesin yang digunakan.
Jadi dalam suatu proses peta operasi, dicatat hanyalah kegiatan-kegiatan operasi dan
pemeriksaan saja, kadang-kadang pada akhir proses dicatat tentang penyimpanan.
Peta proses operasi memiliki kegunaan dan informasi-informasi yang bisa
dicatat melalui peta proses operasi. Kegunaan peta proses operasi adalah sebagai
berikut (Sutalaksana, 1979) :
a. Bisa mengetahui kebutuhan akan mesin dan penganggarannya.
b. Bisa memperkirakan kebutuhan akan bahan baku dengan
memperhitungkan efisiensi disetiap operasi atau pemeriksaan.
c. Sebagai alat untuk menentukan tata letak pabrik.
d. Sebagai alat untuk melakukan perbaikan cara kerja yang sedang
dipakai.
e. Sebagai alat untuk latihan kerja.
f. Dan lain-lain.