Menurut Yuniarti (2009) penyesuaian diri adalah suatu proses yang
melibatkan respon mental dan tingkah laku dimana individu berusaha
menanggulangi kebutuhan-kebutuhan dalam dirinya, mengatasi
ketegangan, frustasi dan konflik yang bertujuan untuk menyeimbangkan
antara diri dengan lingkungan sehingga diperoleh hubungan yang
menyenangkan dengan lingkungan. Sedangkan menurut Hurlock (Gunarsa
& Gunarsa, 2004) mengemukakan penyesuaian diri adalah kemampuan
individu menyesuaikan diri kepada umum atau kelompoknya dan orang
tersebut memperlihatkan sikap dan perilaku yang menyenangkan, berarti
individu diterima oleh kelompok lingkungannya. Gunarsa & Gunarsa
(2004), penyesuaian diri merupakan faktor penting dalam kehidupan
manusia, sehingga penyesuaian diri dalam hidup harus dilakukan supaya
terjadi keseimbangan dan tidak ada tekanan yang dapat mengganggu suatu
dimensi kehidupan.
Desmita (2009) menjelaskan bahwa penyesuaian diri pada
prinsipnya merupakan suatu proses yang mencakup proses mental dan
tingkah laku pada diri individu yang akan berusaha untuk dapat berhasil
mengatasi kebutuhan-kebutuhan dalam dirinya, ketegangan-ketegangan,
konflik-konflik, dan frustasi yang dialaminya sehingga terwujud tingkat
keselarasan antara tuntutan dari dalam diri dengan apa yang diharapkan
oleh lingkungan dimana individu tinggal.
Kartono (2008) menyatakan bahwa penyesuaian diri dapat
diartikan sebagai usaha manusia untuk mencapai harmoni pada diri sendiri
dan pada lingkungan, sehingga rasa permusuhan, dengki, iri hati,
prasangka, depresi, kemarahan dan emosi negatif yang lain sebagai respon
pribadi yang tidak sesuai dan kurang efisien bisa dikikis habis.
penyesuaian diri adalah interaksi individu yang terus-menerus dengan
dirinya sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar tempat individu hidup
(Calhoun & Acocella dalam Wijaya, 2012)
Semiun (2006) mengemukakan penyesuaian diri berarti seperti
pemuasan kebutuhan, ketrampilan dalam menangani frustasi dan konflik,
ketenangan pikiran dan jiwa, dimana individu belajar bergaul dengan
orang lain dan menghadapi tuntutan-tuntutan tugas.. Penyesuaian diri
adalah kemampuan individu dalam memenuhi salah satu kebutuhan
psikologis dan mampu menerima dirinya serta mampu menikmati
hidupnya tanpa jenis konflik dan mampu menerima kegiatan sosial serta
mau ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial di dalam lingkungan
sekitarnya (Khatib, 2012).
Berdasarkan beberapa pemaparan pengertian mengenai
penyesuaian diri, maka peneliti lebih mengacu pada pengertian
penyesuaian diri menurut Yuniarti (2009) penyesuaian diri adalah suatu
proses yang melibatkan respon mental dan tingkah laku dimana individu
berusaha menanggulangi kebutuhan-kebutuhan dalam dirinya, mengatasi
ketegangan, frustasi dan konflik yang bertujuan untuk menyeimbangkan
antara diri dengan lingkungan sehingga diperoleh hubungan yang
menyenangkan dengan lingkungan
2. Aspek-Aspek Penyesuaian Diri
Aspek penyesuaian diri menurut Alberti dan Emmons (2002) terdiri
dari empat aspek antara lain:
a. Aspek Self Knowledge dan Self Insight
Aspek self-knowledge dan self insight yaitu kemampuan dalam
memahami dirinya sendiri bahwa dirinya memiliki kelebihan dan
kekurangan. Hal ini dapat diketahui dengan pemahaman emosional
pada dirinya, yang berarti adanya kesadaran akan kekurangan dan
disertai dengan sikap yang positif terhadap kekurangan tersebut maka
akan mampu menutupinya
b. Aspek Self Objectifity dan Self Acceptance
Aspek self-objectifity dan Self Acceptance menggambarkan
individu bersikap realistik setelah mengenal dirinya sehingga mampu
menerima keadaan dirinya
c. Aspek Self Development dan Self Control
Aspek Self Development dan Self Control menggambarkan
individu mampu mengarahkan diri, menyaring rangsangan-rangsangan
dari luar, ide-ide, prilaku, emosi, sikap, dan tingkahlaku yang sesuai.
Kendali diri dapat mencerminkan individu tersebut matang dalam
menyelesaikan masalah kehidupannya
d. Aspek Satisfaction
Aspek Satisfaction mengambarkan individu menganggap bahwa segala
sesuatu yang dikerjakan merupakan pengalaman yang apabila tercapai
keinginannya maka menimbulkan rasa puas dalam dirinya
