Aspek Subjective Well-being (skripsi dan tesis)

Komponen utama subjective well-being menurut Diener (2009), SWB terdiri dari tiga aspek pembangun yaitu afek positif, afek negatif, dan kepuasan hidup. a. Afek Positif Afek positif menunjukkan suasana hati dan emosi menyenangkan, seperti sukacita dan kasih sayang. Emosi positif atau menyenangkan adalah bagian dari subjective well-being karena mencerminkan reaksi seseorang terhadap peristiwa yang menunjukkan bahwa hidup berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Kategori utama emosi positif atau menyenangkan termasuk orang-orang yang memiliki gairah rendah (kepuasan), gairah sedang (kesenangan), dan gairah yang tinggi (euforia). Hal tersebut mencakup reaksi positif terhadap orang lain (kasih sayang), reaksi positif terhadap kegiatan (minat dan keterlibatan), dan suasana hati positif yang umum (Diener, 2005). b. Afek Negatif Afek negatif mencakup suasana hati dan emosi yang tidak menyenangkan dan mewakili respon negatif pengalaman seseorang sebagai reaksi terhadap kehidupan mereka, kesehatan, peristiwa, dan keadaan. Bentuk utama dari reaksi negatif atau tidak menyenangkan itu adalah kemarahan, kesedihan, kecemasan dan kekhawatiran, stres, frustrasi, rasa bersalah dan rasa malu, dan iri hati. Bagian negatif lainnya seperti kesepian atau tidak berdaya, juga dapat menjadi indikator penting dari ill-being. Beberapa emosi negatif sangat mungkin terjadi dalam hidup dan diperlukan untuk fungsi yang efektif, tetapi emosi negatif yang sering dan berkepanjangan menunjukkan bahwa seseorang meyakini bahwa hidupnya berjalan dengan buruk. Emosi negatif yang berkelanjutan dapat mengganggu fungsi efektif, serta membuat hidup tidak menyenangkan (Diener, 2005). c. Kepuasan hidup Kepuasan hidup merupakan laporan tentang bagaimana seseorang mengevaluasi atau melakukan penilaian hidupnya secara keseluruhan. Hal ini mencerminkan penilaian yang mereka buat terhadap hidupnya. Istilah “hidup” dapat didefinisikan sebagai semua bidang kehidupan seseorang pada suatu titik waktu tertentu, atau sebagai penilaian integratif tentang kehidupan seseorang sejak lahir (Diener, 2005). Kepuasan hidup dikategorikan berdasarkan kepuasan dengan kehidupan saat ini, kepuasan dengan masa lalu, kepuasan dengan masa depan, pandangan yang signifikan dari kehidupan seseorang dan keinginan untuk mengubah hidup (Eddington dan Shuman, 2005). Selain itu, menurut Diener (dalam Gatari, 2008) kebahagiaan mempunyai makna yang sama dengan subjective well-being. Subjective wellbeing terbagi atas dua komponen, yaitu komponen afektif dan komponen kognitif. a. Komponen Afektif Komponen afektif subjective well-being gambaran pengalaman emosi dari kesenangan, kegembiraan, danemosi.Komponen afektif ini terbagi atas : 1. Afek Positif yaitu Kombinasi dari hal yang sifatnya dalam hal yang menyenangkan 2. Afek Negatif yaitu Respon negatif yang sebagai reaksi terhadap kehidupan, kesehatan, keadaandan peristiwa yang dialami. b. Komponen Kognitif Kepuasan hidup merupakan komponen kognitif dalam Subjective wellbeing yang mengacu pada penilaian global tentang kualitas hidup dan dapat menilai kondisihidupnya. Mempertimbangkan kondisi dan mengevaluasi kehidupan dari tidak puashingga menjadi atau merasakan puas akan hidup.