Pertumbuhan Laba (skripsi dan tesis)

Pertumbuhan laba adalah suatu kenaikan laba atau penurunan laba
pertahun yang dinyatakan dalam prosentase (Irawati, 2013). Pertumbuhan
laba adalah variabel yang menjelaskan prospek pertumbuhan perusahaan pada masa mendatang. Perusahaan yang memiliki kesempatan untuk tumbuh yang lebih besar mempunyai koefisien respon laba yang tinggi. Pertumbuhan laba
dimungkinkan ada pengaruh dengan kualitas laba perusahaan karena jika
perusahaan yang memiliki kesempatan bertumbuh terhadap labanya berarti
kinerja keuangan perusahaan tersebut baik dan dimungkinkan juga memiliki
kesempatan bertumbuh terhadap kualitas labanya. Menurut Pagalung (2006)
pertumbuhan laba adalah variabel yang menunjukkan prospek pertumbuhan
perusahaan pada masa yang akan datang. Perusahaan yang memiliki
kesempatan untuk tumbuh yang lebih besar mempunyai koefisien laba yang
tinggi, kondisi ini menunjukkan semakin besar kesempatan perusahaan
mendapatkan laba atau menambah laba pada masa yang akan datang. Dengan
demikian semakin pesat pertumbuhan perusahaan maka laba yang dihasilkan
perusahaan akan semakin berkualitas.
Menurut Angkoso (2006) menyebutkan bahwa pertumbuhan laba
dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain:
a. Besarnya perusahaan. Semakin besar suatu perusahaan, maka ketepatan
pertumbuhan laba yang diharapkan semakin tinggi.
b. Umur perusahaan. Perusahaan yang baru berdiri kurang memiliki
pengalaman dalam meningkatkan laba, sehingga ketepatannya masih
rendah.
c. Tingkat leverage. Bila perusahaan memiliki tingkat hutang yang tinggi,
maka manajer cenderung memanipulasi laba sehingga dapat mengurangi
ketepatan pertumbuhan laba.
d. Tingkat penjualan. Tingkat penjualan di masa lalu yang tinggi, membuat
semakin tinggi pula tingkat penjualan di masa yang akan datang, sehingga
pertumbuhan laba semakin tinggi.
e. Perubahan laba masa lalu. Semakin besar perubahan laba masa lalu,
semakin tidak pasti laba yang diperoleh di masa mendatang.