Kualitas Laba (skripsi dan tesis)

Menurut Ujiyantho dan Bambang (2007), laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang digunakan untuk menilai posisi keuangan dan kinerja perusahaan. Laporan keuangan memberikan gambaran mengenai keadaan keuangan suatu perusahaan. Laporan keuangan ini juga menjadi alat bagi perusahaan dalam menyampaikan informasi keuangan mengenai pertanggungjawaban pihak manajemen terhadap pengelolaan sumber daya pemilik. Pengguna laporan keuangan menggunakan informasi laba untuk membuat berbagai keputusan penting. Laba sebagai bagian dari laporan keuangan yang tidak menyajikan fakta yang sebenarnya tentang kondisi ekonomis perusahaan sehingga laba yang diharapkan dapat memberikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan menjadi diragukan kualitasnya. Laba yang tidak menunjukkan informasi yang sebenarnya tentang kinerja manajemen dapat menyesatkan pihak pengguna laporan. Jika laba seperti ini digunakan oleh investor untuk membentuk nilai pasar perusahaan, maka laba tidak dapat menjelaskan nilai perusahaan yang sebenarnya (Rachmawati dan Hanung, 2007). Menurut Wulansari (2013), kualitas laba merupakan kualitas informasi laba yang tersedia untuk publik yang mampu menunjukkan sejauh mana laba dapat mempengaruhi pengambilan keputusan dan dapat digunakan investor untuk menilai perusahaan. Laba yang berkualitas adalah laba yang mencerminkan kinerja keuangan perusahaan yang sebenarnya (Irawati, 2012). Menurut Wulansari (2013) untuk menjadi informasi yang berguna, laba sebagai bagian dari laporan keuangan harus berkualitas. Laba yang berkualitas adalah laba yang dapat mencerminkan kelanjutan laba (sustainable earnings) dimasa depan, yang ditentukan oleh komponen akrual dan kas, serta dapat mencerminkan kinerja keuangan perusahaan yang sesungguhnya (Wulansari, 2013).