Wooten (2003) telah mengembangkan model kualitas audit dari
membangun teori dan penelitian empiris yang ada. Model yang disajikan oleh
Wooten dalam penelitiannya dijadikan sebagai indikator untuk kualitas audit,
yaitu :
1. Kesesuaian dengan SPAP (Standar Pelaporan Akuntan Publik)
2. Kepatuhan terhadap SOP (Standar Operasional Prosedur)
3. Prinsip kehati-hatian
4. Risiko audit
5. Perhatian yang diberikan oleh manajer atau partner
