Teori signal merupakan pemberian signal dilakukan oleh manajemen untuk mengurangi informasi asimetris (Astiti et al, 2014). Informasi merupakan unsur penting bagi investor dan pelaku bisnis karena informasi pada hakekatnya menyajikan keterangan, catatan atau gambaran baik untuk keadaan masa lalu, saat ini maupun keadaan masa yang akan datang bagi kelangsungan hidup suatu perusahaan dan bagaimana pasaran efeknya (Bisara, 2015). Menurut Zainudin dan Hartono (1999) menyatakan bahwa informasi yang diberikan perusahaan melalui laporan keuangan dapat dijadikan sinyal bagi investor untuk pengambilan keputusan dalam berinvestasi. Jika laporan tersebut memberikan nilai yang positif, maka diharapkan pasar dapat memberikan reaksi. Reaksi pasar ditunjukan dengan adanya perubahan volume perdagangan saham yang dikarenakan investor menggunakan informasi yang ada untuk dianalisis sehingga terjadi perubahan volume dalam perdagangan saham (Sunardi, 2010). Signalling Theory berakar dari teori akuntansi pragmatik yang memusatkan perhatiannya kepada pengaruh informasi terhadap perubahan perilaku pemakai informasi. Salah satu informasi yang dapat dijadikan sinyal adalah pengumuman yang dilakukan oleh suatu emiten. Pengumuman ini nantinya dapat mempengaruhi naik turunya harga sekuritas perusahaan emiten yang melakukan pengumuman (Suwardjono, 2005 dalam Sukirni, 2012). Komponen return meliputi (Halim, 2005 dalam Antara, 2012): (1). Capital gain / loss, yaitu selisih antara harga beli dengan harga jual saham yang dibeli oleh investor pada suatu sekuritas. (2). Yield, yaitu hasil investasi yang didapatkan investor secara rutin (periodik), misalnya berupa dividen (saham). Pengaruh rasio keuangan dan volume perdagangan terhadap return saham dapat dijelaskan dengan signalling theory. Dalam penelitian ini rasio keuangan yang digunakan berupa NPM, DER, CRA, DPR, dan TAT. Dengan menggunakan signalling theory dapat mengurangi asimetri informasi dengan menjelaskan alasan mengapa perusahaan memiliki insentif untuk melaporkan secara sukarela informasi laporan keuangan kepada pihak eksternal.
