Dari konsep triple P, menurut Kotler dan Lee dalam buku CSR from Charity to Sustainability (2008: 131) membagi program CSR kedalam enam jenis. Adapun jenisjenis program CSR tersebut adalah sebagai berikut: 1. Cause Promotions Dalam program ini perusahaan bertujuan untuk menciptakan kesadaran (awareness) terhadap suatu masalah sosial. Contohnya kampanye 3D (dilihat, diraba dan diterawang) yang dilakukan oleh Bank Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai peredaran uang palsu di Indonesia. 2. Cause Related Marketing Dalam program ini perusahaan menyumbangkan sebagian penghasilannya untuk kegiatan sosial berdasarkan besarnya produk yang terjual. Kegiatan ini People (social) Profit (economy ) Planet (lingkun gan) biasanya dilaksanakan pada jangka waktu tertentu, penjualan produk tertentu dan aktivitas tertentu. Contohnya Mcdonald’s menyumbangkan 2.5% dari total struk pembelanjaan selama bulan ramadhan untuk diberikan kepada panti asuhan dan panti jompo di seluruh Indonesia. 3. Corporate Social Marketing Dalam program ini, perusahaan melakukan kampanye yang berfokus untuk mengubah perilaku masyarakat dengan tujuan menignkatkan kesehatan dan keselamatan public, menjaga kelesatrian lingkungan hidup serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Contohnya adalah Produk antiseptik Dettol dan hypermarket Carrefour bersinergi dalam perayaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia. Kampanye ini untuk menyebarkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan tangan dan kebiasaan mencuci tangan. 4. Corporate Philanthropy Dalam program ini perusahaan memberikan sumbangan langsung dalam bentuk donasi atau sejumlah uang kegiatan amal atau kepedulian sosial. Conntohnya PT Telkom yang memberikan memberikan paket sembako menjelang Hari Raya Idul Fitri. 5. Community Volunteering Dalam program ini perusahaan mendukung dan mendorong para karyawan atau mitra usaha untuk menyisihkan waktu guna membantu organisasi masyarakat lokal maupaun masyrakat yang menjadi sasaran program ini. Contohnya PT Fortune Tbk melalui program Warga Mengajar, dimana karyawan Fortune menjadi guru di beberapa PAUD yang menjadi sasaran. 6. Socially Responsible Business Practice (Community Development) Dalam program ini perusahaan menginvestasi melalui kegiatan sosial melampaui kewajibannya oleh hukum dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan komunitas dan memelihara lingkungan hidup. Contohnya menyediakan saran sanitasi seperti yang dilakukan oleh Lifebouy. Masing-masing perusahaan memiliki jenis program CSR yang berbeda-beda tergantung pada tujuan dan manfaat pelaksanaan CSR yang ingin dicapai oleh perusahaan.
