Terdapat beberapa jenis dari crossdocking yang pada umumnya dapat diterapkan antara lain (http://logistics.about.com): a. Pre-Packed Cross Docking, kemasan (misalnya pallet, peti, dll) dipilih oleh supplier berdasarkan pesanan dari toko, diterima dan dibawa menuju outbound docks untuk digabungkan dengan kemasan yang sama dari supplier lain untuk dimuat ke dalam kendaraan pengiriman ke toko tanpa proses handling lebih lanjut. b. Intermediate Handling Cross Docking, kemasan diterima, lalu dibuka, kemudian diberi label kembali ke dalam kemasan baru oleh distribution center untuk dikirimkan kembali ke toko. Kemasan baru ini kemudia dikirim ke outbound dock untuk digabungkan dengan kemasan yang serupa dari supplier lain di dalam kendaraan pengiriman. Berikut adalah jenis crossdocking dalam skenario manajemen gudang: a. Manufacturing Cross Docking, jenis ini melibatkan prosedur penerimaan produk pembelian dan produk yang masuk yang dibutuhkan dalam kegiatan manufaktur. Gudang dapat menerima produk dan mempersiapkan subassemblies (rakitan) untuk pesanan produksi. b. Distributor Cross Docking, jenis ini memiliki proses konsolidasi produk yang masuk dari berbagai macam vendor yang berbeda menjadi satu campuran produk pallet yang dimana akan dihantarkan kepada pelanggan ketika bagian akhir dari barang tersebut telah diterima. Contohnya adalah distributor parts computer yang dapat memperoleh bagian-bagian rakitan komputer tersebut dari berbagai macam sumber dan mengombinasikannya menjadi satu kesatuan produk yang kemudian baru dikirimkan ke pelanggan. c. Retail Cross Docking, proses yang melibatkan penerimaan produk dari beberapa vendor dan menyusunnya untuk diarahkan ke truk keluar sesuai dengan jumlah toko ritel yang dituju. Metode ini sebelumnya digunakan oleh Wal-Mart pada tahun 1980. Mereka menyediakan dua jenis produk, produk yang mereka gunakan untuk dijual setiap hari sepanjang tahun disebut dengan staple stock, dan produk dengan kuantitas yang besar yang hanya dibeli sekali dan dijual pada toko-toko yang biasanya tidak dilakukan restock. Procurement pada jenis produk kedua disebut direct freight dan Wal-Mart meminimalisasikan seluruh biaya gudang direct freight dengan menggunakan crossdocking untuk mengurangi penggunaan gudang sekecil mungkin
