Karakteristik Jasa (skripsi dan tesis)

Dalam buku (Ari Setyaningrum, 2015) dikatakan terdapat beberapa karakteristik
khusus jasa, yaitu:
1. Intangible
Jasa bersifat tidak berwujud. Sebuah barang tersusun dari materi berwujud,
sedangkan jasa merupakan kinerja yang tidak memiliki wujud yang solid. Jasa
tidak dapat dilihat, dan disentuh.
2. Inseparability
Sebagian besar jasa memiliki sifat tidak terpisahkan antara produksi dan
konsumsi jasa. Jasa dikonsumsi saat jasa tersebut diproduksi.
3. Variability
Kualitas jasa lebih bervariasi dibandingkan dengan barang. Karena bersifat
inseparability dan live performance, berbagai faktor dapat menyebabkan
ualitas jasa bervariasi. Personerl jasa yang berbeda, outlet jasa yang berbeda,
dan waktu pemakaian yang berbeda dapat menyebabkan variasi dalam kualitas.
4. Perishability
Jasa bersifat tidak disimpan. Kapasitas jasa yang tersedia bersifat sensitif
terhadap perubahan waktu. Dengan berlalunya waktu kapasitas jasa yang tidak
terpakai akan hilang. Seperti kursi sebuah pesawat yang hanya terisi setengah
dan berangkat dari jakarta menuju Yogyakarta akan hilang begitu saja tidak
dapat dimanfaatkan lagi di masa depan.
5. Difficult to Understand
Jasa cenderung sulit dipahami. Beberapa jasa melalui tahapan-tahapan yang
rumit dan tidak mudah dimengerti. Dindakan operasi, penyusunan laporan
keuangan, dan hypotherapy adalah contoh jasa yang kompleks dan sulit
dimengerti oleh konsumen. Karakteristik jasa lain adalah intangibility,
inseparability, dan variability juga menyebabkan suatu jasa sulit dimengerti
Pada hakikatnya klasifikasi jasa terdapat berbagain macam tingkatan kombinasi
antara barang fisik dan jasa tangible. Menurut Tjiptono (2017:10) penawaran jasa
dibedakan menjadi empat kategori yaitu sebagai berikut:
a. Barang fisik murni. Penawaran berupa barang fisik tanpa ada jasa atau
layanan menyertai produk seperti sabun, pasta gigi, atau garam.
b. Barang fisik dengan jasa pendukung. Penawaran barang fisik yang disertai
jasa untuk meningkatkan daya tarik pada konsumennya. Umumnya semakin
canggih sebuah produk, semakin besar kebutuhan untuk jasa pendukung
berkualitas tinggi yang lebih luas.Jasa sering menjadi elemen penting dalam
industry mobil dan komputer.
c. Produk hybrid. Penawaran pada kategori ini terdiri atas komponen barang
dan layanan yang memiliki porsi seimbang. Misalnya,orang sering
mengunjungi restoran baik karena makanan maupun penyajiannya.
d. Jasa utama yang didukung dengan minor. Penawaran pada kategori ini
terdiri atas jasa produk tertentu bersama-sama dengan barang pendukung.
Misalnya, meskipun perjalanan mencakup beberapa barang berwujud
seperti makanan ringan dan minuman, yang dibeli penumpang adalah
transportasi pesawat terbang, yang memiliki item utamnya adalah jasa.