Suatu perusahaan dalam mengelola kegiatan pemasaran harus dapat
meningkatkan suatu penjualan, hal ini menjadikan perusahaan untuk memahami
upaya pemasaran dan produk yang dikoordinasi agar mampu menjalankan fungsi
komuikasi secara efekti dan memberikan citra yang konsisten kepada pasar. Tak
hanya itu perusahaan perlu untuk mengintegrasikan instrumen promosi yang ada
atau melalui proses yang disebut dengan Integrated Marketing Communications
(IMC). Komunikasi pemasaran terpadu merupakan suatu upaya dalam
menjadikan kegiatan pemasaran dan promosi perusahaan dapat menghasilkan
citra yang bersifat konsisten bagi konsumen (Morissan, 2010).Dalam
menerapkan Integrated Marketing Communications memberikan pembaharuan
yang lebih baik dibandingkan dengan metode konvensional yang
memperlakukan berbagai elemen komunikasi dan pemasaran sebagai kegiatan
terpisah (Morissan, 2010).
Pendekatan integrated marketing communications juga membantu
perusahaan dalam mengidentifikasi metode yang tepat dan efektif untuk
berkomunikasi serta membangun hubungan dengan konsumen. Tom Doncan dan
Sandra Moniarty yang dikutip dari Morissan mengatakan bahwa IMC
merupakan pendekatan pemasaran “generasi baru” yang dimanfaatkan
perusahaan untuk lebih memfokuskan upaya dalam memperoleh,
mempertahankan dan mengembangkan hubungan perusahaan dengan para
konsumen. Strategi komunikasi pemasaran terpadu terdapat tiga kegiatan utama
ialah sebagai berikut (Morissan, 2010) :
1. Perencanaan komunikasi pemasaran terpadu
Perencanaan merupakan unsur terpeting dalam setiap pekerjaan yang
meliputi hal-hal seperti menetapkan tujuan yang ingin dicapai, memutuskan arah
tindakan, menetapkan budget serta memperoleh persetujuan yang diperlukan
dari manajemen perusahaan. Adapun tahapan perencanaan komunikasi
pemasaran terpadu diantaranya (Morissan, 2010):
a. Analisis situasi
Langkah awal yang harus dilakukan merencanakan komunikasi
pemasaran terpadu (IMC) ialah melakukan review atau kaji ulang terhadap
rencana pemasaran terpadu dan tujuan yang akan dicapai oleh suatu perusahaan.
Perencanaan pemasaran merupakan suatu dokumen tertulis yang menjelaskan
strategi pemasaran serta program yang dirancang bagi suatu perusahaan.
Setelah mengkaji ulang semua rencana pemasaran langkah berikutnya
adalah melakukan analisis situasi terlebih dahulu. Analisis situasi memusatkan
perhatian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi strategi promosi analisis,
Analisis situasi meliputi analisis eksternal yaitu analisis yang mempelajari
karakteristik konsumen, segmentasi pasar, pesaing serta strategi positioningialah
bagaimana perusahaan menciptakan citra atas produknya dan analisis internal
yaitu analisis yang dilakukan untuk menilai berbagai hal yang terlibat dalam
proses penawaran barang atau jasa kepasaran dan Dalam tahapan ini praktisi
harus mengkaji ulang kemampuan perusahaan untuk mendesain dan melakukan
suatu program promosi yang berhasil, menilai struktur organisasi serta melihat
kembali keberhasilan dan kegagalan program promosi yang telah dilaksanakan
sebelumnya. Hal lain yang diperhatikan dalam melakukan analisis internal ialah
penilaian terhadap kekuatan dan kelemahan suatu perusahaan yang dilihat dari
citra yang dimiliki serta penilaian keunggulan atau kelemahan produk yang
dipasarkan dibanding produk lainnya.
b. Analisis proses komunikasi
Langkah selanjutnya dari perencanaan promosi ialah mengetahui
bagaimana perusahaan dapat berkomunikasi secara efektif dengan pelanggan
yang berada pada pasar sasara yang diinginkan. Aspek penting lainnya yang
berkaitan dengan analisis proses komunikasi ialah menentukan sasaran atau
tujuan komunikasi. Tujuan komunikasi mengacu terhadap keinginan yang akan
dicapai suatu perusahaan.
c. Penentuan anggaran
Selanjutnya yaitu anggaran suatu promosi. Jumlah anggaran promosi
yang diperlukan harus ditentukan berdasarkan apa yang akan dilakukan dalam
mencapai tujuan komunikasi yang telah ditetapkan. Pada tahap ini nominal
anggaran promosi seringkali bersifat sementara hingga dapat dipastikan strategi
promotional mix yang akan digunakan.
d. Merencanakan program IMC
Merupakan perencanaan suatu program yang telah dibuat untuk
dilaksanakan sesuai dengan elemen IMC, mulai dari penentuan tujuan, strategi,
strategi pesan dan media serta langkah-langkah yang harus diambil untuk
melaksanakannya.
2. Pelaksanaan komunikasi pemasaran tepadu
Setelah melakukan perencanaan komunikasi pemasaran terpadu
perusahaan harus mengembangkan dan melaksanakan dengan
mengkomunikasikan konsep pemasaran kepada konsumen. Kegiatan komunikasi
pemasaran terpadu diantaranya ialah (Morissan, 2010):
a. Iklan atau periklanan dapat diartikan sebagai bentuk promosi nonpersonal
(tidak menerima feedback dari penerima pesan), mengenai ide, barang
atau jasa yang dilakukan oleh prusahaan tetentu. Perusahaan
memanfaatkan periklanan dengan tujuan untuk mengembangkan keadaran
atau ingin membentuk citra positif dalam jangka panjang terhadap barang
atau jasa yang dihasilkan.
b. Pemasaran langsung ialah upaya perusahaan untuk berkomunikasi secara
langsung dengan penjual dan calon konsumen yang bertujun untuk
menciptakan interaksi dan transaksi penjualan. Pemasaran langsung
menjadi penting dalam program komunikasi pemasaran terpadu untuk
perusahaan yang menghasikan produk kebutuhan bagi konsumen.
Pemasaran langsung tidak hanya kegiatan mengirim surat kepada
pelanggan namun meliputi aktivitas pengolahan databae, penjualan
langsung dan telemarketing dengan pemanfaatan berbagai saluran
komunikasi.
c. Pemasaran interaktif atau online marketing ialah pemsaran yang
memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi secara interaktif melalui
media internet. Sebagai media promosi yang bersifat interaktif internet
menjadi cara yang efektif untuk berkomunikasi dengan konsumen.
d. Promosi penjualan adalah suatu kegiatan pemasaran yang memberikan
nilai tambah terhadap tenaga penjualan, distributor, atau konsumen yang
diharapkan mampu meningktkan penjualan.
e. Hubungan masyarakat dan publisitas ialah upaya komunikasi suatu
peruahaan untuk mempengaruhi persepsi, keyakinan dan sikap berbagai
kelompok terhadap perusahaan tersebut. Secara operasional ada 3 tugas
humas yakni publikasi, penyusunan program acara dan pemberdayaan
masyarakat.
f. Penjualan personal ialah suatu bentuk komunikasi langsung antara penjual
dan pembeli. Dalam penjualan personal umpan balik terjadi secara
langsung dan tepat dari presentasi penjualan yang dilakukan dapat dinilai
dari respon calon pelanggan
3. Evaluasi komunikasi pemasaran terpadu
Tahap terakhir dari proses perencanaan ialah melaksanakan evalusai
program promosi. Hal ini penting dilakukan untuk menentukan seberapa baik
program promosi yang dikerjakan telah memenuhi target komunikasi yang
ditetapkan dalam upaya membantu perusahaan mencapai target pemasaran
secara keseluruhan. Langkah akhir dalam proses ini ialah memberikan umpan
balik terhadap perusahaan yang berkaitan dengan efektifitas program promosi
yang sudah dikerjakan sebagai masukan untuk proses perencanaan manajemen
selanjutnya(Morissan, 2010)
