Konsep Pengembangan Minapolitan (skripsi dan tesis)

Konsep pengembangan minapolitan didasarkan pada tiga azas yaitu
demokratisasi ekonomi kelautan dan perikanan pro rakyat, pemberdayaan
masyarakat dan keberpihakan dengan intervensi negara secara terbatas (limited
state intervention), serta penguatan ekonomi daerah ( Kepmen KP 18/2011 ).
Dengan konsep ini, diharapkan pembangunan sektor kelautan dan
perikanan dapat dilaksanakan secara terintegrasi, efisien, berkualitas, dan
berakselerasi tinggi. Pertama intergritas dari semua stakeholder yang ada dari
instansi sektoral, pemerintah pusat sampai daerah, kalangan dunia usaha, dan
masyarakat didorong untuk pencapaian tujuan yang telah dirumuskan. Kedua
dengan pembangunan berbasis kawasan diharapkan biaya produksi akan lebih
murah dan pembangunan infrastruktur akan lebih tepat sasaran, sehingga
efisiensi yang diharapakan bisa terwujud dan produk yang dihasilkan lebih
kompetitif. Ketiga kualitas produk menjadi tujuan akhir dari pelaksanaan
pembangunan. Dengan konsep minapolitan pemantauan sistem produksi dan
produk dapat dilakukan lebih intens. Keempat untuk menjamin bisa berkompetsi
di pasar dibutuhkan akselerasi yang tinggi disemua sektor (Kepmen KP
18/2011).
Tujuan pembangunan sektor kelautan dan perikanan dengan konsep
minapolitan adalah sebagai berikut (Permen KP 12/2010):
1. meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat skala mikro dan kecil;
2. meningkatkan jumlah dan kualitas usaha skala menengah ke atas sehingga
berdaya saing tinggi; dan
3. meningkatkan sektor kelautan dan perikanan menjadi penggerak ekonomi
regional dan nasional.