Konsep value chain merupakan konsep yang memandang perusahaan sebagai suatu rangkaian atau jaringan aktivitas dasar yang menambah nilai bagi pelanggannya. Analisa value chain menggambarkan aktivitas di dalam dan disekitar organisasi dan menghubungkannya pada kekuatan persaingan perusahaan . Analisa value chain dikelompokkan menjadi 2 (dua) kelompok, yaitu primary activities dan supporting activities. Aktivitas tersebut saling terhubung dengan supporting activities agar dapat meningkatkan efektivitas dan efisien. Primary activities terdiri dari inbound logistics, operations, outbond logistics, marketing and sales dan service. Inbound logistics merupakan aktivitas yang berhubungan dalam penerimaan, penyimpanan dan input kepada produk. Aktivitas yang ada di operations berhubungan dengan merubah bahan baku menjadi barang jadi. Aktivitas yang berhubungan dengan pengumpulan, penyimpanan dan pendistribusian produk secara fisik kepada konsumen masuk kedalam outbond logistics. Marketing and Sales terdiri dari aktivitas yang berhubungan dengan penyediaan sarana yang dapat digunakan pembeli dalam membeli sebuah produk. Penyediaan jasa untuk meningkatkan atau mempertahankan nilai produk merupakan aktivitas dari service. Supporting activities terdiri dari procurement, technology development, human resource management dan infrastructure. Procurement adalah aktivitas pendukung yang merujuk pada fungsi pembelian dari input yang digunakan dalam rantai nilai perusahaan, bukan pada input yang dibeli itu sendiri, melainkan input yang mencakup bahan baku, pemasok dan bahan pendukung lainnya. Aktivitas yang dikelompokkan secara luas mulai dari teknologi yang digunakan dalam menyiapkan dokumen dan pendistribusian barang jadi merupakan aktivitas dari technology development. Perekrutan, penyewaan, pelatihan, pengembangan tenaga kerja dan kompensasi untuk semua jenis personil merupakan aktivitas dari human resource management. Firm Instructure terdiri dari sejumlah aktivitas meliputi manajemen umum, perencanaan, keuangan, akutansi, hukum, urusan pemerintah dan manajemen mutu.
