Process Activity Mapping sering digunakan untuk memetakan keseluruhan aktivitas secara detail guna mengeliminasi pemborosan (waste) dan ketidakpastian di tempat kerja sehingga tujuan meningkatkan kinerja dan memenuhi kepuasan pelanggan dapat terwujud. Process activity mapping akan memberikan gambaran aliran fisik dan informasi, waktu yang diperlukan untuk setiap aktivitas, jarak yang ditempuh dan tingkat persediaan produk dalam setiap tahap produksi. Identifikasi aktivitas lebih muda karena adanya penggolongan aktivitas menjadi 5 (lima) jenis yaitu operasi, transportasi, inspeksi, delay dan penyimpanan.
