Value atau nilai tambah pada suatu produk menjadi sangat penting bagi perusahaan atau industri agar produk yang dihasilkan dapat dilakukan dengan mendesain produk produksi yang lebih efektif dan efisien. Proses penambahan nilai dilakukan dengan cara meminimalkan pemborosan (waste) dan risiko (risk) yang terjadi pada proses produksi. Pemborosan (waste) dan risiko (risk) dapat diidentifikasi dengan melakukan pemetaan aliran proses dengan Value Stream Mapping. Value Stream Mapping adalah alat proses pemetaan yang berfungsi untuk mengidentifikasi aliran material dan informasi pada proses produksi dari bahan menjadi produk jadi. VSM dapat dijadikan titik awal bagi perusahaan untuk mengenali pemborosan dan mengidentifikasi penyebabnya digambarkan dengan simbol-simbol yang mewakili aktivitas (value added dan non value added). Penelitian ini menggunakan 2 (dua) jenis VSM yaitu current state value stream mapping untuk pemetaan aliran proses dan informasi yang terjadi di perusahaan sekarang dan future state value stream mapping untuk usulan pemetaan aliran proses dan informasi yang sudah diperbaiki.
