a. Definisi Kerjasama
Kerjasama merupakan salah satu alternatif yang baik dalam
melakukan manajemen rantai pasokan yang optimal. Organisasi
atau perusahaan perlu berkerjasama dengan berbagai pihak yang
terkait jaringan manajemen rantai pasokan. Kerjasama itu
membutuhkan sebuah sistem informasi yang akurat dari sumber
yang terpercaya dalam pengadaan barang dan jasa.
Kerjasama yang efektif adalah suatu keinginan untuk
mengembangkan hubungan yang akan menghasilkan kepercayaan
dan komitmen. Para pemasok dan pihak perusahaan perlu
mengetahui bagaimana hubungan kerjasama yang terjalin dan cara
mempertahankannya. Kerjasama memudahkan perusahaan dalam
mendapatkan informasi, pengadaan bahan baku saat kondisi
mendesak dan meningkatkan pendapatan perusahaan.
b. Prinsip Kerjasama
Beberapa prinsip kerjasama yang perlu dikembangkan
secara terus menerus, antara lain:
1) Meyakini memiliki tujuan yang sama
2) Saling menguntungkan
3) Saling percaya
4) Bersikap terbuka
5) Menjalin hubungan jangka panjang
6) Terus menerus melakukan perbaikan dalam biaya dan mutu
barang atau jasa.
Pentingnya kerjasama pemasok dengan perusahaan yang
dibina dengan baik tidak hanya untuk kepentingan jangka pendek
tetapi juga untuk hubungan jangka panjang. Perusahaan bisa
mendapatkan banyak keuntungan dari kerjasama. Kepercayaan dan
kejujuran merupakan dimesnsi penting dalam membangun
kerjasama. Ketika perusahaan percaya kepada mitranya, maka
perusahaan akan memandang bahwa hubungan tersebut merupakan
sebuah aset dan strategi dalam mengembangkan perusahaan dan
bersaing.
Untuk mendapatkan kinerja yang baik melalui sebuah
kerjasama, hubungan yang baik antara kedua belah pihak mutlak
diperlukan, kualitas hubungan dapat diukur dengan mengadopsi
dimensi-dimensi pengukura yaitu kepercayaan (trust) dan kejujuran
(fairness) sebagai dimensi-dimensi penyusun kualitas suatu
hubungan kerjasama. Ketika sebuah perusahaan percaya dengan
mitra kerjasamanya dan benar-benar memperlakukan mitra tersebut
dengan adil, perusahaan tersebut akan memandang lebih hubungan
tersebut sebagai asset strategik dan alat strategik yang akan
memperkuat kemampuan bersaing perusahaan (Ariani, 2013).
