Kinerja Proyek Konstruksi (skripsi dan tesis)

Proyek konstruksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang hanya satu kali dilaksanakan dan pada umumnya berjangka waktu pendek (Ervianto, 2005). Dalam rangkaian kegiatan tersebut, terdapat suatu proses yang mengolah sumber daya proyek menjadi suatu hasil kegiatan yang berupa bangunan konstruksi. Proses yang terjadi dalam rangkaian kegiatan tersebut tentunya melibatkan pihakpihak yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kinerja proyek merupakan bagaimana cara kerja proyek tersebut dengan membandingkan hasil kerja nyata dengan perkiraan cara kerja pada kontrak kerja yang disepakati antara pihak owner dengan pihak kontraktor pelaksana pekerjaan. Keberhasilan suatu proyek konstruksi dapat dilihat dari kemampuan keterlibatan berbagai pihak dalam menyelesaikan pekerjaan berdasarkan kriteria standarisasi mutu, dana yang efektif dan efisien serta pencapaian waktu sesuai dengan jadwal. Kinerja proyek pada umumnya dinilai dari aspek kinerja biaya, kinerja mutu, dan kinerja waktu Husein (2001) : 1) Kinerja biaya merupakan perbandingan antara biaya anggaran dengan biaya realisasi, dikatakan baik jika biaya aktual proyek lebih kecil sehingga tidak melebihi anggaran. 2) Kinerja mutu adalah perbandingan antara mutu rencana dengan mutu realisasi, dikatakan baik bila mutu proyek sesuai standar yang direncanakan. 3) Kinerja waktu adalah perbandingan waktu perencanaan dengan waktu realisasi pelaksanaan, dikatakan baik jika waktu aktual proyek selesai lebih cepat atau sesuai rencana.