Keuntungan dan kerugian uji model fisik (skripsi dan tesis)

Ajiwibowo, H, dan Yuanita, N (2011) menyatakan keuntungan dari model fisik adalah sebagai berikut : 1 Model fisik yang terintegrasi dengan persamaan yang sesuai, mengatur proses dengan baik tanpa menyederhanakan asumsi yang harus dibuat untuk pemodelan analitik ataupun numerik. 2 Ukuran model yang kecil membuat pengumpulan data yang lebih mudah sepanjang peraturan pada biaya yang dikurangi, dimana pengumpulan data lapangan lebih mahal dan sulit, serta simulasi pengukuran lapangan sangat sulit dicapai. 3 Eksperimen dapat dikendalikan sesuai kemampuan laboratorium 4 Dapat melihat umpan balik secara langsung. Ajiwibowo, H, dan Yuanita, N (2011) memberikan enam alasan untuk mendukung penggunaan model fisik untuk pembelajaran dan pemecahan masalah teknik pantai, yakni : 1 Teknologi model berskala menerapkan biaya efektif berhubungan dengan ukuran dan magnitude dari proyek-proyek pantai dan laut. Model fisik hidraulik menambahkan reliabilitas dan kredibilitas untuk proses pengambilan keputusan. 2 Teknik percobaan laboratorium akan selalu menjadi salah satu alat yang berguna dalam teknik kelautan dikarenakan batas dasar dari mekanisme fluida akibat turbulensi. 3 Teknik-teknik baru ini mengijinkan penemuan akan hubungan fisik dari aliran fluida lebih dari apa yang telah diketahui. Teknik memproses data juga mengijinkan perlakuan dari data dalam jumlah yang sangat besar. 4 Tingkat keakuratan pemodelan matematis banyak menunjukkan kesalahan- kesalahan penting dan model fisik menawarkan sebuah kesempatan untuk mengawasi dan mengukur fisik disebuah lingkungan yang terkontrol. 5 Model fisik tetap menjadi komputer analog yang terbaik. Model ini mengijinkan reproduksi dari kondisi batas yang kompleks di luar keakuratan kesalahan yang tetap. 6 Kontak fisik dengan elemen fluida tetap menjadi panduan terbaik untuk penemuan yang berdasarkan intuisi. Model fisik mendemonstrasikan secara visual dan dengan kredibilitas dari apa yang akan terjadi. Hal ini menstimulasi imajinasi dan panduan solusi teknik yang kreatif pada tingkatan yang tidak dapat dijangkau oleh teori dan komputer. Meskipun terdapat banyak keuntungan dalam pengujian model fisik, menurut Vries (1977) model fisik tipe scale models memiliki efek yang serius yakni : 1. Efek skala yang umum terjadi pada model pantai adalah gaya viskos/kekentalan yang relatif lebih besar pada model dibandingkan pada kondisi prototipenya. Semakin kecil skala (di atas 1:40) maka efek viskositas ataupun efek tegangan permukaan air akan menjadi besar terhadap keseluruhan eksperimen. 2. Efek laboratorium dapat mempengaruhi proses yang disimulasikan pada tingkatan dimana pendekatan yang layak dari prototipe tidak dapat dipenuhi. Efek laboratorium seperti ini muncul akibat ketidakmampuan untuk menciptakan kondisi gaya yang realistis dan pengaruh batasan model ketika disimulasikan. Efek laboratorium yang umum muncul ketika gelombang acak dibangkitkan didalam model untuk memperkirakan arah gelombang yang terjadi pada kondisi sebenarnya di alam, tidak dilibatkan dalam model fisik dan fungsi serta kondisi yang hilang ini harus dibuatkan penilaian dan diperhitungkan dalam evaluasi dari hasil model. Contoh : tegangan geser angin yang bekerja pada permukaan bebas dapat membangkitkan sirkulasi arus dekat pantai yang signifikan di alam. Hal ini tentunya tidak ditemukan pada model yang hanya melibatkan pembangkit gelombang mekanik.